Sumut  

Disdik Bakal Beri Sanksi Berat Kepada Guru SMA N 8 Yang Terlibat Perkelahian dI Sekolah

Cuplikan Video Perkelahian Guru yang viral di medsos

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Dinas Pendidikan akan memberikan sanksi kepada Oknum guru yang terlibat perkelahian di SMA Negeri 8 beberapa waktu yang lalu.

Kedua guru yang bertikai itu adalah Herbin Manurung dan Deni Panjaitan. Herbin merupakan guru mata pelajaran matematika berstatus ASN. Sedangkan Deni merupakan guru mata pelajaran berstatus honorer. Deni juga merupakan anak dari Kepala Sekolah SMA N 8 Medan Jonggor Panjaitan.

“Itulah sanksinya nanti, (bisa) tindakan administrasi biasanya itu. Bisa saja kita mutasikan, penundaan gaji dan penundaan  pangkat,” ujar Kepala Cabang Dinas Pendidikan Medan Selatan Zuhri Bintang, Kamis (6/2).

Dijelaskannya, Hingga saat ini pihaknya terus memproses kejadian perkelahian itu. Sehingga belum ada kebijakan yang dikeluarkan dari Dinas Pendidikan.

Pihaknya masih akan memanggil para saksi yang merupakan murid SMA N 8. Khususnya yang menyaksikan kejadian tersebut. Para murid rencananya akan dimintai keterangan, Jumat (7/2). Mereka juga akan mendapat pendampingan konseling selama pemeriksaan.

“Kita telaah untuk kita  laporkan ke pimpinan  kepala dinas  pendidikan Sumut, untuk diambil apa kesimpulannya,” ujar Zuhri.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Zuhri, pertikaian itu diduga disebabkan masalah pribadi. Sehingga puncaknya terjadi pada Rabu (29/1) lalu.

Zuhri pun mengimbau supaya para pelajar tidak terpengaruh masalah tersebut. Kegiatan belajar mengajar harus berjalan seperti biasa.

“Kalau memang persoalan pribadi sebaiknya diselesaikan secara pribadi. Tapi kalau itu persoalan kedinasan harus kita selesaikan secara administrasi di dinas pendidikan,” ujar Zuhri.

Sebelumnya, video perkelahian kedua guru tersebut viral di linimasa media sosial. Dalam video itu mereka terlibat baku pukul dan saling kejar. Para pelajar juga berupaya melerai keduanya. Herbin sudah melaporkan kejadian ini ke polisi. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.