Sumut  

Wabah Virus Corona, Bandara KNIA Perketat Pemeriksaan Dan Tolak WNA Dari Tiongkok

MEDANHEADLINES.COM, Penyebaran wabah Novel Coronavirus (NcoV ) atau Virus Corona yang semakin meluas kesejumlah negara membuat pemerintah mengeluarkan pelarangan sementara penerbangan dari dan menuju Tiongkok mulai hari Ini, Rabu (5/2/2020)

Tak Hanya Itu saja, Pemerintah juga melarang warga untuk berkunjung ke Tiongkok dan menolak WNA dari Tiongkok masuk ke Bandara

Kepala Kantor Imigrasi Klas I Khusus Medan, Supartono mengungkapkan Pihak imigrasi juga telah menyiagakan petugas terutama di bandara untuk memeriksa siapa saja WNA yang masuk ke Sumatera Utara.

“Nanti akan kita cek. Jika ada WNA yang datang dari China, langsung ditolak,” katanya

Saat ini, penerbangan langsung dari Tiongkok memang sudah ditutup. Namun sebagian besar WNA dari Tiongkok transit lebih dulu di Singapura atau Malaysia.

Hal ini membuat Kualanamu meningkatkan kewaspadaan. Mereka menjadi lebih teliti memeriksa WNA yang masuk lewat Kualanamu.

“(Penolakan) Itu hanya berlaku bagi warga China yang datang dari China daratan, karena memang di sana ada virus corona. Tetapi jika ada WNA China yang tinggal di Australia atau lainnya (bukan China) daratan tetap kami izinkan masuk,” jelasnya.

Sejak diberlakukannya pelarangan penerbangan langsung ke China dan menyusul lagi penghentian sementara bebas visa terhadap WNA Tiongkok, Tono meminta para WNA tak panik. Sebab, pemerintah akan memvasilitasi perpanjangan visa.

Tiongkok sendiri sudah melarang masuknya orang luar ke negara itu. Itu membuat WN Tiongkok yang ada di Indonesia juga berpotensi ditolak pulang ke negaranya.Konsekuensinya, mereka harus memperpanjang visa atau izin tinggal di Indonesia.

Mereka bisa tinggal lebih lama di Sumut dengan visa darurat. Jikapun ingin tetap pulang ke Tiongkok, mereka tidak bisa kembali ke Indonesia karena larangan itu.

Terpisah Branch Communication & Legal Angkasa Pura II Paulina Simbolon mengatakan jika pihaknya terus bersiaga melakukan pencegahan masuknya virus corona lewat Kualanamu. Mereka menyiagakan alat Thermal Scanner untuk memeriksa suhu tubuh penumpang yang masuk dan Surveilance Syndrome.

“Memang penerbangan dari Kota Wuhan, China tidak ada di Bandara KNIA Deli Serdang, tapi warga negara asing (WNA) tidak dilarang untuk melakukan kunjungan melalui bandar udara KNIA. Sampai saat ini, belum ada temukannya saspek corona bagi penumpang yang datang melalui KNIA. Kita dengan pihak lainnya terus melakukan peningkatkan, pengawasan,” ungkapnya.

Kualanamu saat ini melayani rute Internasional kedelapan tempat. Antara lain,  Amsterdam, Bangkok, Jeddah, Kualalumpur, London, Madinah, Penang dan Singapura. “Sedangkan Hongkong baru kemarin berhenti beraktivitas dikarenakan ada beberapa sebab,” ungkapnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.