Sumut  

Bupati Sergai Video Conference Dengan Tiga Menteri

MEDANHEADLINES.COM, Serdang Bedagai – Bupati Serdang bedagai (Sergai) H Soekirman melakukan video conference dengan tiga menteri yakni, Menteri Pertanian, Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Menteri Agraria Tata Ruang serta Kepala  Badan Pusat Statistik (BPS) sekaligus melaunching  Komando  Strategis Pertanian (Konstratani) yang diwujudkan dengan dashboard “Agriculture War Room” (AWR), Selasa (4/1) bertempat di Kelompok Mulia Jaya, Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan.

Dalam sambutan saat membuka kegiatan,  Soekirman mengatakan sesuai perkembangan teknologi 4.0, video conference ini melibatkan lebih dari 500 tempat, berupa badan penyuluh pertanian (BPP) di kecamatan, maupun kantor pemerintah daerah serta kantor kementerian. Sedangkan AWR merupakan salah satu bagian dari program unggulan Kementerian Pertanian yang dirangkum dalam Konstratani.

Adapun struktur dari Kostratani ini, lanjutnya, di pusat disebut komando strategis nasional (Kostranas) yang langsung dipimpin oleh menteri, sedangkan di provinsi disebut komando strategis wilayah (Kostrawil) yang dipimpin langsung oleh gubernur dan di daerah adalah komando strategis daerah (Kostrada) yang dipimpin oleh bupati serta di kecamatan bernama Konstratani yang dipimpin pihak kecamatan.

“Oleh sebab itu, hari ini kita melakukan video conference dengan tiga menteri, untuk menunjukan kesiapan kita. Dari 17 Kecamatan di Sergai, ada lima BPP yang dilengkapi dengan alat teknologi yang dapat langsung di monitor dari jauh,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa ke depan, pertanian Indonesia akan memiliki komando yang jelas, dengan angka-angka dan data yang jelas dan Pemkab Sergai siap untuk menyukseskannya. “Kami siap menyukseskan, asalkan amunisi di daerah dilengkapi, seperti sarana produksi pertanian, pupuk, irigasi semuanya bagus, maka Sergai siap mensukseskan pertanian,” tegas Soekirman.

Dalam video conference tersebut, Soekirman mengusulkan kepada menteri perlu adanya penambahan tenaga penyuluh pertanian di kabupaten Sergai, minimal seratus tenaga baru. Sebab menurutnya,  tenaga penyuluh yang ada saat ini, belum mencukupi kebutuhan 237 desa yang ada di Kabupaten Sergai. Selain itu, dia juga mengharapkan  target surplus pertanian di Kabupaten Sergai dapat terus ditingkatkan.(Mer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.