Terkait Legalisasi Ganja Untuk Komoditas Ekspor, BNN Sebut Pendapat Yang Menyesatkan

MEDANHEADLINES.COM – Wacana legalisasi Ganja untuk dijadikan sebagai Komuditas Ekspor mendapat tanggapan dari Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Irjen Pol Arman Depari

“Hal ini tentu saja merupakan pendapat yang menyesatkan. Ganja adalah narkotika. Jika disalah gunakan dapat merusak kesehatan secara permanen dan menimbulkan ketergantungan,” ungkapnya

Menurut Arman, Sampai saat ini juga belum ada satu pun pembuktian dari penelitian medis bahwa ganja dapat menyembuhkan penyakit tertentu (asma). Apalagi sambung dia, obat asma sangat banyak dan cukup tersedia, sehingga tidak diperlukan obat-obat lain sebagai alternatif.

Dikatakannya, Sepanjang pengetahuannya bahwa, belum ada negara di dunia yang merubah undang-undang nasionalnya untuk mengeluarkan ganja dari narkotika golongan 1.

“Demikian pun UU kita, UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika, bahwa tanaman ganja dimasukan kedalam golongan 1, sehingga melarang tanaman ganja mulai dari biji, buah, jerami, hasil olahan atau bagian tanaman lain untuk tujuan apa pun,” jelasnya.

Untuk itu ia menegaskan, jika ini dilanggar maka perbuatan tersebut adalah kejahatan atau perbuatan pidana. Oleh karena itu, sambung dia, jika ada keinginan untuk melegalisir ganja perlu di telusuri motivasi dan kepentingannya, apakah untuk kepentingan masyarakat atau malah sindikat.

“Yang jelas pemanfaatan ganja diluar ketentuan undang undang adalah kejahatan,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.