Kondisi Fisik Pemain Persiraja Belum 100 Persen, Tim Pelatih Lakukan Integrated Training

 

MEDANHEADLINES.COM – Para pemain Persiraja Banda Aceh mulai melaksanakan latihan untuk mempersiapkan tim menjelang Liga 1 musim 2020.

Dalam dua hari perdana latihan, fisik pemain menjadi hal yang akan lebih dulu ditingkakan.

Hal ini dilakukan karena kondisi fisik pemain yang belum mencapai batas maksimal.

“Kalau kita lihat secara keseluruhan, relatif yaa. Ada yang agak down, ada yang standar-standar saja. Kondisi umumnya pemain sekitar 60 sampai 70 persen,” ujar pelatih fisik Persiraja, Irwansyah, disela-sela latihan hari kedua di Stadion H. Dimurthala Banda Aceh pada Jumat, 31 Januari 2020.

Irwansyah menyebut mesti belum terlalu maksimal, namun kondisi pemain juga tidak terlalu buruk. Dirinya mengapresiasi para pemain yang sudah lebih sadar dalam menjaga kondisi fisiknya. Sehingga usai kompetisi musim lalu, para pemain tetap menjaga kondisi fisiknya masing-masing dengan mengikuti turnamen-turnamen atau latihan pribadi.

Dalam usaha meningkatkan fisik para pemain, Irwansyah menyebut tim pelatih telah melakukan beberapa tes. Diantaranya tes kebugaran, kelincahan hingga kecepatan khusunya dalam jarak 20 hingga 40 meter.

Selain itu, tim pelatih juga akan segera melakukan Endurance Test, yaitu VO2 Max pemain yang rencananya akan dilakukan pada Sabtu besok. Setelahnya, tim pelatih akan menyusun program Integrated Training yang mengkombinasikan antara latihan fisik dengan latihan taktik dan strategi.

Namun khusus dalam tahap awal, latihan fisik kemungkinan besar akan menjadi fokus tim pelatih.
“Mungkin saat ini prioritasnya lebih ke conditioning. Fisiknya kita benahi, kita tingkatkan. Tehnical dan tactical-nya juga kita siapkan. Mungkin nanti seiring berjalan waktu akan berbalik, mungkin taktik dan strateginya yang menjadi fokus,” sambung mantan pelatih fisik Semen Padang dan Timnas Indonesia U-16 tersebut.

Berbagai tes yang dilakukan akan menjadi evaluasi bagi pelatih baik untuk pemain yang sudah dikontrak, maupun pemain yang masih menjalani masa trial. Sebab dari awal, Irwansyah sudah menyampaikan kepada manajamen jika pemain yang direkrut harus dalam kondisi prima. Karena dengan waktu persiapan yang singkat, praktis fisik pemain tidak akan terlalu naik signifikan.

Disisi lain, Irwansyah juga kagum dengan kemampuan pemain-pemain asli Aceh. Menurutnya, pemain Aceh memiliki kecepatan dan kegesitan yang luar biasa untuk mampu bersaing dipersepakbolaan tanah air.
“Saya lihat anak-anak Aceh juga sekalipun kecil-kecil, punya penetrasi yang bagus dan cepat. Itu modal, karna kedepan kan hanya sekian persen saja kita bisa tingkatkan kecepatannya dan kelincahannya. Jadi mereka sudah punya modal awal yang cukup baik,” sebut Irwansyah. (ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *