Kapolda Sumut Serahkan Bantuan Bagi Korban Banjir Bandang di Barus

 

MEDANHEADLINES.COM, Tapteng – Perhatian dari berbagai pihak nampaknya terus mengalir untuk korban banjir bandang yang terjadi di Barus, Tapanuli Tengah, pada Rabu malam (28/1) lalu.

Kali ini, perhatian itu datang dari orang nomor satu di Polda Sumut. Perhatian itu berupa bantuan sosial yang diserahkan oleh jajaran Polres Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (31/1).

Kapolres Tapteng, AKBP Sukamat menyebut, bantuan sosial dari Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin adalah salah satu bentuk perhatian bagi korban banjir bandang di Barus.

Penyerahan bantuan itu, kata Sukamat dilakukan di mess Pemrovsu Barus sekira pukul 17.00 WIB.

Bantuan itu, kata dia, dibawa dari halaman Polres Tapteng dengan menggunakan dua mobil truk.

“Yang kita serahkan itu berupa minyak goreng 500 bungkus, beras 500 karung dan juga mie instan sebanyak 500 kardus,” katanya

Selain dihadiri oleh jajaran Kepolisian Polres Tapteng, penyerahan bantuan sosial itu juga turut didampingi oleh Wakil Bupati Tapteng, Darwin Sitompul dan juga Kadis Sosial Tapteng.

“Bantuan itu kita didistribusikan ke 3 Kecamatan yang terdampak banjir,” katanya.

Menurut Sukamat, hingga saat ini kondisi di lokasi-lokasi kejadian bencana saat sudah aman dan terkendali. Beberapa petugas juga masih terus disiagakan.

“Pelayanan Kepolisian kepada masyarakat korban pengungsian masih tetap kita lakukan,” kata Sukamat.

Dikatakan Sukamat, sejauh ini jajaran Polres Tapteng akan terus selalu cepat tanggap dengan kondisi di Tapanuli Tengah.

Dia mengaku, sebanyak 140 personil Polres Tapteng langsung dikerahkan untuk melakukan penanganan di lokasi banjir.

“Di lokasi, kita langsung membentuk 3 regu dengan dibantu sebanyak personil Polsek sebanyak 30 orang serta sejumlah unit kendaraan mobiler dan taktis,” jelasnya.

Dia juga mengaku, pihaknya juga selalu sigap untuk melakukan langkah-langkah penanganan lainnya.

Penanganan itu dengan mendirikan Posko Penanganan Bencana Polres Tapteng dan membantu evakuasi masyarakat dan barang-barang.

“Kita juga mendirikan tenda pleton untuk tempat pengungsian masyarakat, menyiapkan obat-obatan dari poliklinik Polres Tapteng, menyiapkan bahan makanan berupa beras, air mineral, indomie, telur, dan keperluan lain,” tutup Sukamat. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *