MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pengamat Ekonomi Gunawan Benjamin memaparkan dampak yang bisa terjadi bagi sektor Ekspor dan Impor ke China akibat mewabahnya Virus Corona
“Kita sangat mengkhawatirkan kalau serangan virua corona ini nantinya akan menggangguna aktivitas ekspor dan impor,” sebutnya
Ekonom asal Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) itu, menjelaskan virus corona di Kota Wuhan itu diprediksi akan membuat Cina mengalami kerugian besar terutama disektor ekspor
” Sangat masuk akal sekali pengaruhnya. Disaat Cina memperpanjang liburan imlek, atau saat satu wilayah diisolasi, jelas akan membuat aktivitas ekspor dari cina terganggu,” tutur Gunawan.
Menurut Gunawan, hal ini tentunya akan berdampak pada negara lain yang juga berdagang dengan Cina, termasuk di Indonesia.
“Impor Sumut dari cina angkanya juga besar, menempati posisi 5 besar. Ekspor Sumut ke Cina juga signifikan. Jelas ini akan merugikan roda perekonomian Sumut,” jelas Gunawan.
Ia meyakinkan bahwa Sumut cepat atau lambat juga akan terpengaruh dengan aktivitas negeri tirai bambu itu, yang lebih banyak direpotkan dengan serangan virus tersebut
“Jelas hal ini akan menjadi pukulan baru bagi importir di Sumut. Pengawasan ketat ini bentuknya bisa apa saja. Misalkan bentuknya bisa berupa penggeledahan barang impor dari cina layaknya perusahaan importir baru yang masih masuk jalur merah di pelabuhan,” ungkap Gunawan.
Untuk itu, Gunawan berharap Pemerintah segera membuat kebijakan untuk menyelamatkan potensi kenaikan harga barang khususnya bahan pangan dari Cina, yang bisa saja naik kapan saja
“Berapa besaran kerugian ekonomi dari aktivitas ekspor impor tersebut?. Tidak secepat itu bisa langsung dihitung. Kita lihat dahuli bagaimana nantinya perkembangan dagang kita dengan cina seiring merebaknya virus tersebut,” Pungkasnya. (red)












