Dirazia Polantas, Rivaldi Meringkuk di Penjara Polres Sergai

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Nasib sial menimpa Muhammad Rivaldi. Sebabnya, dia tak semujur temannya yang bisa kabur dari sergapan Personel Satlantas Polres Serdang Bedagai (Sergai), pada Rabu (22/1/2020) sekira pukul 13.30 WIB.

Apesnya lagi, pria 20 tahun itu bakalan lama mendekam di sel tahanan Polres Sergai. Tapi bukan karena tidak punya SIM dan STNK, melainkan karena kasus narkoba. Keadaanya bertambah parah usai kaki kanannya ditembak polisi. Tindakan tegas diberikan karena warga Tebing Tinggi itu mencoba melarikan diri saat melintas di jembatan Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan.

“Pelaku pura-pura sesak buang air kecil. Begitu dikawal untuk buang air dia berusaha kabur. Tiga tembakan peringatan tidak diindahkan, sehingga kita memberi tindakan tegas dan terukur ke arah kaki kanannya,” kata Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu, Kamis (23/1/2020).

Martualesi menjelaskan, penangkapan pelaku bermula saat Personel Satlantas Polres Sergai sedang menggelar razia rutin di Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Sergai tepatnya di depan Polsek Perbaungan kemarin siang. Dua pelaku datang dari arah Kota Medan menuju Tebing Tinggi berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam BK 2560 NAR.

Merasa curiga dengan gerak-gerik keduanya, petugas kemudian mencoba menghentikan laju kenderaan mereka. Namun, teman pelaku diboncengan langsung melarikan diri. Sementara pelaku berikut sepeda motornhya berhasil diamankan. Selanjutnya dia dibawa ke Polsek Perbaungan untuk dilakukan pemeriksaan.

“Ketika sepeda motornya digeledah, petugas menemukan satu bungkus plastik klip berisi sabu dan tiga butir pil ektasi yang disimpannya di dalam jok,” ucap Martualesi.

Personel Satlantas kemudian menyerahkan pelaku berikut barang bukti ke Sat Narkoba guna dilakukan pengembangan. Saat diinterogasi pelaku mengaku barang bukti tersebut diperolehnya dari seorang pria di daerah Amplas Medan. Akan tetapi, pencarian pelaku lain terhenti lantaran M Rivaldi mencoba melarikan diri dan terpaksa dilumpuhkan. Usai diberi pertolongan medis, pelaku kemudian dibawa ke Polres Sergai untuk menjalani proses hukum.

“Dari pelaku kita menyita satu plastik klip berisi sabu dengan berat brutto 16,91 gram, tiga butir pil ekstasi, satu unit sepeda motor Honda Vario BK 2560 NAR dan satu unit telepon seluler merek Samsung,” jelas mantan Kapolsek Kutalimbaru ini. (AFD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *