Terkait Pembangunan RSUD Barus, Bakhtiar Meminta Aparat Penegak Hukum Periksa Mantan Bupati Tapteng

Bupati Tapteng Bakhtiar Sibarani

MEDANHEADLINES.COM, Tapteng – Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani meminta pihak Kepolisian dan Kejaksaan agar memeriksa mantan Bupati Tapteng, Raja Bonaran Situmeang terkait pembangunan RSUD Barus, Sumatera Utara.

Hal itu disampaikan Bakhtiar selepas memberi tali kasih kepada 250 KK warga yang beragama Nasrani di Kecamatan Barus, Jumat (27/12).

“Kami meminta agar pihak kepolisian dan kejaksaan periksa Bonaran terkait pembangunan RSUD Barus itu,” katanya.

Dikatakan Bakhtiar, RSUD Barus itu dibangun di masa kepemimpinan RBS. Dan sejak berdiri, kata dia RSUD Barus itu tidak memiliki izin.

Dia juga mengatakan, saat ini keberadaan RSUD Barus itu telah menjadi Puskesmas Kedai Tigo Barus.

“Rumah sakit itu sudah dijadikan sebagai Puskesmas. Masa masyarakat yang berobat disuruh ke RSU Sibolga dan RSUD Pandan. Masyarakat bisa berobat hanya yang mengalami luka-luka ringan saja,” jelasnya.

Tidak masalah izin yang dipermasalahkan, Bakhtiar juga menyoroti soal lahan Rumah Sakit yang tidak sesuai seperti Rumah Sakit pada umumnya.

“Rumah sakitnya itu sempit tanahnya. Kalau membangun rumah sakit itu ya seperti rumah sakit Pandan lah, tanahnya luas dan juga area parkir yang luas,” katanya.

“Jadi kami orang Barus ini tidak sebodoh itu juga. Dibikin nama bagus tapi gak ada fungsi. Untuk apa? Itu pembodohan bagi kami,” kata Bakhtiar lagi.

Dikatakan Bakhtiar, di Tahun 2021, Pemkab Tapteng akan menargetkan Puskesmas Kedai Tigo Barus menjadi Puskesmas rujukan di Dapil tiga.

Tiga dapil di Tapanuli Tengah itu meliputi enam kecamatan, yakni Barus, Andam Dewi, Sosorgadong, Barus Utara, Manduamas, Sirandorung.

“Kami dapat informasi, sejak tidak difungsikan, di belakang Rumah Sakit itu jadi tempat Narkoba, orang bernakoba. Jadi mulai sekarang saya meminta agar Puskesmas itu segera difungsikan,” tutupnya.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *