Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani
MEDANHEADLINES.COM – Polemik yang terjadi antara Gubernur Sumut dengan Bupati Tapteng kini menjadi sorotan masyarakat di Sumatera Utara.
Sorotan itu muncul dari kalangan masyarakat, tokoh masyarakat, anggota DPRD hingga aktivis mahasiswa. Mereka ikut berkomentar dalam perseteruan kedua pejabat eksekutif ini.
Salah satu mahasiswa di Medan, Wira Putra menyebut, pendapat Bakhtiar tentang pernyataan Gubsu Edy dinilai adalah keberanian seorang Bupati dalam melakukan ‘perlawanan’ terhadap sikap yang terkesan arogan dari seorang Gubernur Sumut.
Pada berita yang menyebar, Gubsu Edy sempat mengatakan bahwa masyarakat Tapanuli Tengah itu miskin.
Tidak itu saja, Gubsu Edy juga menyebut bahwa Pemprov Sumut tidak akan memberikan bantuan program jika Tapteng masih dipimpin oleh Bupati Bakhtiar.
“Saya mengapresiasi keberanian Bupati melawan serangan media oleh Gubernur Sumatera Utara yang selama ini terkesan arogan,” kata Ketua Bidang Kebijakan Publik (BKP) KAMMI Sumut periode 2018-2020.
Dikatakan Wira, hampir dua tahun masa kepemimpinan Edy Rahmayadi sebagai Gubernur Sumut saat ini belum menampakkan hasil yang signifikan dalam membangun Sumatera Utara yang bermartabat.
“Kita belum lihat martabat Sumut hari ini yang selalu digembar-gemborkan oleh pak Edy Rahmayadi ketika kampanye dulu. Artinya apa, dengan keberanian Bupati Tapteng hari ini maka saya yakin kedepannya Bupati-Bupati yang lain akan menunjukkan keberaniannya juga dalam menyikapi sikap yang diduga sangat arogan tersebut. Karena mungkin hal yang sama dirasakan oleh Bupati lainnya selama ini” ungkap Koordinator BEM SI SUMUT 2018 lalu itu.
Masih Wira, meski disinggung oleh Gubsu Edy, Bakhtiar nampaknya masih mau memberi saran agar Pak Edy Rahmayadi merubah pola kepemimpinannya.
Bakhtiar juga meminta agar Gubsu Edy juga lebih giat lagi bekerja untuk Sumatera Utara agar benar-benar bermartabat.
“Saya berharap pak Edy Rahmayadi bisa belajar dari para pendahulunya karena yang dipimpin beliau saat ini sudah berbeda. Pemprov Sumut dibawah kepemimpinan Pak Edy Rahmayadi harus bekerja lebih keras lagi dalam mewujudkan Sumut Bermartabat,” kata Wira.
“Masalah pendidikan, kesehatan, perekonomian, infrastruktur, kita masih belum bermartabat dan progres untuk kesana juga belum terlihat,” tambahnya.(hen)












