Filantropis yang Bantu Korban Ledakan Mancis di Langkat jadi Watimpres

Bos Mayapada Group, Dato Sri Tahir di kompleks kantor Bank Indonesia Jakarta, Senin (15/10/018). (Achmad Fauzi)

MEDANHEADLINES.COM-Pengusaha terkaya di Indonesia sekaligus filantropis terkenal, Dato Sri Tahir dilantik Presiden Jokowi jadi anggota Dewan Peetimbangan Presiden (Watimpres).

Pria pemilik Mayapada Group ini juga pernah turun langsung ke MedaN untuk memberikan bantuan langsung kepada keluarga korban meledaknya pabrik mancis rumahan yang terjadi di Kabupaten Langkat.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 137/P/2019 tentang pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Wiranto ditunjuk sebagai ketua sekaligus anggota Wantimpres.

Sementara delapan anggota lainnya yakni Sidarto Danusubroto (Politisi senior PDI Perjuangan), Agung Laksono (Politisi senior Partai Golkar), Dato Sri Tahir (bos Mayapada Group), Putri Kuswisnu Wardani (Bos Mutika Ratu), Mardiono (Politisi PPP), Arifin Panigoro (Bos Medco Energi), Soekarwo (mantan Gubernur Jawa Timur), dan Luthfi bin Yahya (Tokoh NU).

Jokowi melantik sembilan Wantimpres seraya memandu membacakan sumpah dan jabatan.

“Bahwa saya akan setia kepada UUD 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan, dengan selurus-lurusnya, demi darma bakti saya, kepada bangsa dan negara,” tutur Jokowi.

Setelah pengambilan sumpah jabatan, dilanjutkan dengan penandatangan berita acara. Kemudian, dilanjutkan pemberian ucapan selamat yang dimulai dari Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Artikel ini sudah terbit di Suara.com

(pace)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.