Pelaku Bom Bunuh Diri, Gubsu : Pemahamannya Salah Dan Sakit Jiwa

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi kembali angkat bicara terkait aksi bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan pekan lalu.

Edy menegaskan jika pemahaman yang dipakai para pelaku sangat salah merusak dan merugikan diri sendiri dan masyarakat luas.

“Itu faham yang salah. Bahwa kalau nanti saya meledakkan orang lain menjadi cedera, menjadi korban, saya menjadi korban, saya masuk surga. Itu pemahaman yang salah. Ini orang berbuat seenaknya seperti itu. Itu sangat salah,” kata Edy di Medan, Selasa (19/11) petang.

Bahkan dia tidak menganggap orang yang berpaham salah adalah warganya. “Itu bukan orang kita. Orang sakit jiwa itu,” ungkapnya.

Edy ingin terorisme dicegah supaya tidak menyebar di Sumut. Dia berharap seluruh jajaran pemerintahannya ikut bekerja melakukan pengawasan di masyarakat.

“(Tamu) 1×24 jam, harus lapor. Semua ini dihidupkan kembali. Siskamling, ada tamu yang mencurigakan, apa yang dilakukan di rumah harus diketahui. Itulah gunanya Babinsa. Itulah gunanya Bhabinkamtibmas. Itu gunanya RT, RW, berjenjang sampai ke atas,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *