Tekan Angka Pelanggaran Lalin, Polda Sumut Gelar Operasi Zebra 2019

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Polda Sumatera Utara akan menggelar Operasi Zebra Toba 2019 hingga 14 hari kedepan
Operasi ini dimulai ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang langsung dipimpin Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto di Mapolda Sumut, Rabu (23/10/2019) pagi tadi.

Kapolda Sumut mengatakan gelar pasukan ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi zebra toba 2019 dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

“Perlu diketahui bersama bahwa data jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan operasi zebra tahun 2018 adalah sebanyak 78 kejadian, mengalami kenaikan sebanyak 18 kejadian atau trend naik sebesar 30%, apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya tahun 2017 yang mengalami kecelakaan sebanyak 60 kejadian,” Ungkap Agus

Jumlah korban meninggal dunia pada pelaksanaan operasi zebra tahun 2018 adalah sebanyak 44 orang, mengalami kenaikan sebanyak 23 orang atau trend naik sebesar 109,52 % dibandingkan periode yang sebelumya dl tahun 2017 yang meninggal sebanyak 21 orang.

Jumlah pelanggaran lalu lintas operasi zebra tahun 2018 sebanyak 51.265, sedangkan pelanggaran lalu lintas tahun 2017 sebanyak 48.055, mengalami peningkatan sebanyak 3210 atau trend naik 6,68 % dengan jumlah tilang sebanyak 42.821 lembar dan teguran sebanyak 8.444 lembar, sedangkan tahun 2017 jumlah tilang sebanyak 41.168 lembar dan teguran sebanyak 6.887 lembar.

“Kita menyadari bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tsb perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi kamseltibcar lantas dengan memberdayakan seluruh stakeholder, supaya dapat diambil langkah yang komprehensif dan menyelesaikan permasalahan lalu lintas dengan tuntas,”sebutnya.

Pelaksanaan operasi zebra tahun 2019 kali ini ada beberapa prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran operasi. Sasaran ini karena berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, antara lain, pengemudi menggunakan handphone, pengemudi melawan arus, pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu, pengemudi di bawah umur.

Kemudian, pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI, Pengemudi kendaraan ermotor menggunakan narkoba /mabuk; dan pengemudi berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

“Sekali lagi saya berharap pelaksanaan operasi zebra toba 2019 ini nanti dapat menekan angka pelanggaran dan laka lantas di wilayah Sumatera Utara, terutama pada saat menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru dimana mobilitas masyarakat saat ibadah, liburan dan mudik, diprediksi akan semakin meningkat,” tukas Kapolda Sumut.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *