Pilkades Jangan Dikotori Politik Uang

MEDANHEADLINES.COM – Inisiator Gerakan Masyarakat Tanjung Beringin Untuk Pilkades Serentak Tanpa Politik Uang M Rudy Setiawan Pasaribu mengajak seluruh elemen masyarakat Tanjung Beringin untuk menolak praktik uang pada gelaran Pilkades serentak 30 Oktober mendatang.

Di Kecamatan Tanjung Beringin sendiri, sebanyak 6 desa dipastikan akan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa tersebut.

Rudi menambahkan, gerakan moral dan sosial ini berangkat dari rasa prihatin, kekhawatiran, dan bentuk kasih sayang kepada publik dan masyarakat ditingkat desa. Ia tak ingin even politik dikotori oleh politik uang yang akan menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat.

Politik uang, seolah membutakan hal-hal yang bernilai, karena akan melenyapkan pandangan terhadap kapasitas, kesungguhan kinerja, kebaikan akhlak, maupun aspek lainnya dari sang calon atau kepala desa.

“Nanti dia yang punya uang yang jadi Kepala Desa, dengan tidak melihat kapasitas, kesungguhan dan lainnya, ”

Ia Juga menambahkan, Terjadinya praktik uang di pilkades sangat beresiko tinggi terhadap masyarakat. Nantinya, kepala desa yang terpilih karena bantuan politik uang dikahwatirkan akan bermain-main dalam program pembangunan.

“Jadi saya menggelorakan gerakan moral dan gerakan sosial ini bagian dari pendidikan politik,”

Ia pun mengajak semua pihak ikut serta mengawasi jalannya pilkades. Tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarakat secara luas harus berani melawan politik uang dengan melaporkan kepada aparat penegak hukum.

“Pasal hukumnya sudah ada tentang politik uang, tentang suap menyuap. Jadi semua lapisan masyarakat harus terlibat mengawasi,” pungkasnya.(Mer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *