Tersangkut Kasus Penjualan Villa, Jeremy Thomas Curhat Di Medsosnya

Jeremy Thomas [Suara.com/Yuliani]

MEDANHEADLINES.COM – Jeremy Thomas kini tengah was-was terkait kasus penjualan villa seharga Rp 16 miliar. Berkas kasus tersebut sudah dinyatakan lengkap alias P21, dan suami Ina Thomas itu terancam ditahan pada 22 Oktober mendatang.

Ancaman penahanan tentu menjadi sebuah cobaan berat bagi Jeremy Thomas yang memiliki seorang istri dan dua anak. Belum lagi kariernya di dunia hiburan, yang belakangan kembali sibuk syuting film layar lebar.

Di Instagram, Jeremy Thomas mengunggah dua foto, di waktu yang tak berselang lama. Di foto yang pertama, Jeremy Thomas terlihat tengah berdoa di seubah gereja. Aktor 48 tahun itu mengepalkan tangan sambil bersimpuh, terlihat begitu khusyuk berdoa.

Di bagian keterangan foto suami Ina Thomas itu menulis pernyataan yang cukup panjang. Di situ, bintang film Rumput Tetangga itu menyatakan kalau kasusnya secara perdata sudah diputus pengadilan dan dimenangkan olehnya.

“Dalam kaitan sebagai warga negara itulah saya atas kesadaraan sendiri, wajib memenuhi panggilan aparat penegak hukum atas sebuah kasus hukum yang bahkan sudah memiliki ketetapan hukum (“inkracht van gewijsde”), yang secara hukum itu sendiri sebenarnya tidak bisa diperkarakan lagi,” tulis Jeremy Thomas.

“Bahwa kemudian perkara yang seharusnya sudah tidak bisa diperkarakan lagi dibuka kembali, saya berprasangka baik kepada aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian maupun kejaksaan. Barangkali perlu ada yang harus saya jelaskan lebih detail lagi terkait dokumen atau barang bukti yang sudah mendapatkan putusan final tersebut,” sambung Jeremy Thomas.

Di unggahan yang kedua, Jeremy Thomas masih berada di gereja yang sama. Yang membedakan hanya posisi Jeremy, yang kali ini memohon doa di hadapan patung Yesus Kristus.

Di sini, Jeremy Thomas meminta pihak kepolisian dan kejaan untuk kembali meninjau penetapan P-21 terhadapnya.

“Namun sebagai warga negara pula, saya memiliki hak untuk meminta perlindungan kepada negara berupa permohonan penelitian kembali P-21 atas nama saya sendiri dengan harapan memperoleh keadilan. Berdasarkan hukum pula, terhadap putusan perdata yang sudah dinyatakan ‘inkracht’, apabila ada pihak-pihak yang ingin membatalkan putusan tersebut, sudah selakayaknya dicarikan jalan perdata, bukan langsung dipidanakan,” katanya.

Jeremy Thomas pun berjanji akan menjalani proses hukum yang berjalan sebaik-baiknya. Suami Ina Thomas ini berjanji tak akan melarikan diri dari kasusnya tersebut.

“Saya menyadari, ada persoalan hukum yang harus saya hadapi bersama pengacara. Saya patuh dan tidak akan pernah lari dari persoalan hukum yang menimpa saya. Meski harus menghadapi persoalan hukum, saat ini saya bersama keluarga; Ina, istri saya dan dua anak, Matthew dan Valerie, tetap fokus bekerja menjalankan kreativitas dan pekerjaan masing-masing untuk menghasilkan karya nyata.”

Sebelumnya, pada 26 Desember 2015 lalu, pengadilan memenangkan Jeremy Thomas, terkait gugatan perdata yang diajukan Alexander Patrick Morris terhadap Jeremy Thomas terkait kepemilikan vila senilai Rp 50 miliar. Putusan itu tercatat dengan Nomor 17/Pdt.G/2015/PN Gianyar.

Tidak berhenti di perdata, kasus bergulir di pidana umum dan dilimpahkan ke Jakarta pada 2017. Dua tahun berlalu, Jeremy Thomas kembali melalui proses hukum. (red/suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *