Kenakan Masker, Ajudan Wali Kota Digiring Penyidik Keluar Dari Polrestabes Medan

MEDANHEADLINES.COM,Medan – Beberapa orang yang diduga kuat merupakan Penyidik KPK keluar dari Gedung Satreskrim Polrestabes Medan dengan menggiring seorang pria berkemeja putih, Rabu (16/10/2019) Siang

Saat dibawa menuju parkiran, Pria yang diduga merupakan Ajudan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin berinisial A itu mengenakan masker untuk menutupi wajahnya

Pria berinisial A itu secara perlahan dibawa menuju sebuah mobil minibus BK 1136 FT yang telah terparkir di dekat mesjid Polrestabes Medan.

Selain itu, dua penyidik KPK juga terlihat keluar dari gedung yang masing-masing dari mereka menyandang tas ransel warna hitam dan orange. Pria yang membawa ransel orange tampak menjinjing koper warna hitam menuju mobil Toyota Avanza silver BK 1024 FZ.

Sayangnya, baik dari pria yang diduga penyidik dan terperiksa yaitu A tidak mau memberikan keterangan sedikitpun dengan wartawan yang sudah lama menunggu. Begitu masuk mobil mereka semua meninggalkan Mapolrestabes Medan.

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol, Eko Hartanto ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan KPK melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang di Polrestabes Medan.

Namun dia menyebut tidak ada lagi yang diperiksa dan pemeriksaan sudah selesai dilakukan.

“Gak ada, bang. Sudah clear,” kata Eko membalas pesan singkat yang dilayangkan wartawan sekira pukul 14.02 WIB.

Ketika disinggung berapa orang yang diperiksa, Eko enggan berkomentar karena menurutnya hal itu bukan wewenangnya. “Saya gak berhak, ya bang,” balasnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, KPK melakukan  OTT  terhadap Wali Kota Medan Dzulmi Eldin pada rabu, (16/10/2019) dinihari .

Dalam OTT ini ada  7 org yang diamankan, yaitu Wali Kota, Kepala Dinas PU, Protokoler, ajudan Wali Kota dan Swasta

Untuk Wali Kota, Langsung diberangkatkan ke Jakarta , Sementara 6 orang lainnya diperiksa di Gedung Satreskrim Polrestabes Medan (AFD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *