Polrestabes Medan Musnahkan 169 Kg Ganja dan 9,5 Kg Sabu Hasil Tangkapan Bulan Agustus

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Polrestabes  Medan melakukan pemusnahan barang bukti narkoba Sebanyak 169 Kg Ganja dan 9,5 Kg Sabu, Jumat (11/10/2019). Pemusnahan narkoba ini merupakan hasil tangkapan di jajaran polrestabes Medan pada bulan Agustus 2019

Dipimpin langsung Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto, Pemusnahan ini dilakukan dengan cara dibakar Untuk Narkoba jenis Ganja, Sementara untuk Sabu dimusnahkan dengan mesin incerenator milik Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara.

Usai memimpin pemusnahan, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, pemusnahan barang bukti narkotika sebagai bentuk keseriusan penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba.

“Dengan gencarnya penindakan diharapkan masyarakat semakin sadar tentang bahaya dan pengarus peredara narkoba,” ujarnya
Menambahi Kapolrestabes, Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandhy Priambodo, menjelaskan pemusnahan narkoba telah mendapat persetujuan dari pihak kejaksaan dan pengadilan.

“Untuk barang bukti ganja merupakan milik dari tersanga Sulaiman dan Muhammad Rizki yang ditangkap di Jalan HM Harun, Dusun IV, Desa Percut Seituan, dan barang bukti sabu milik tersangka Aliandi dan Iwan Syahputra. Kami mendapatkan tiga LP ataupun tiga laporan polisi dengan tersangka sejumlah tujuh orang,” katanya.

Masing-masing pada tanggal (14/9/2019) lanjut Raphael, pihaknya mengamankan satu orang tersangka dengan barang bukti 1,5 kg sabu.

“Keesokan harinya kami bekerja sama dengan Polsek Medan Timur dan Polda, kami mengamankan satu orang dari surabaya itu membawa kepimilikan sabu kurang lebih 6 kg di hotel Deli,” kata Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael.

“Pada saat tanggal (5/10/2019) kami mengamankan satu orang tersangka lagi dengan kepemilikan barang bukti sebanyak 2 kg sabu,” sambungnya.

Lanjut Raphael, barang bukti ganja yang berhasil diamankan berasal dari Kota Banda Aceh.

“Sedangkan barang bukti sabu-sabu, ini ada jaringannya sudah kita DPO kan tersangkanya,” Pungkasnya.(red)

Please follow and like us:
error0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *