Tolak revisi UU Ketenagakerjaan, Buruh Gelar Unjuk Rasa di DPRD Sumut

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Ratusan buruh yang menamakan dirinya Gerakan Rakyat dan Buruh Bangkit (Gerbang) Sumut  menggelar aksi unjuk rasa di Depan kantor DPRD Sumut, Rabu (2/10).

Kedatangan mereka untuk menolak Revisi Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003.

Bambang Hermanto, Sekjen KSPSI menegaskan jika revisi itu tidak berpihak pada buruh. Revisi UU Ketenagakerjaan, tidak berpihak pada buruh.

“Revisi mengorbankan hak-hak buruh. Ini menjadi perlawanan kita,” kata Bambang.

Bagi massa, revisi itu begitu mengekang soal upah, hingga hak mogok untuk buruh. Kebebasan berserikat mereka akan semakin terkekang.

“Jika revisi Uu Ketenagakerjaan disahkan pemerintahan Jokowi, maka hanya ada satu kata. Lawan,” ungkap Bambang.

Selain itu, mereka juga menyoroti soal wacana kenaikan iuran BPJS. Itu semakin membuat buruh menderita.

“Lebih baik tangkap para koruptor. Jangan sampai rakyat yang dikorbankan,” ungkap Bambang.

Massa juga menegaskan jika aksi mereka tidak ditunggangi pihak manapun. Kedatangan mereka hanya untuk menolak revisi UU Ketenagakerjaan.

“Aksi kami tidak ditunggangi. Kepentingan kami adalah kesejahteraan. Jangan sampai diganggu,” pungkas Bambang.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *