MEDANHEADLINES.COM, Medan – Aksi unjuk rasa di DPRD Sumut kembali ricuh, penyebabnya adalah sekelompok siswa SMA/SMK yang awalnya sudah bubar kembali berkumpul di lapangan benteng.
Pada saat yang bersamaan, Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di kota Medan sedang melakukan orasi di atas mobil komando yang diparkir tepat di gerbang gedung DPRD Sumut.
Sejumlah pelajar itu pun kemudian mulai melempari gedung DPRD Sumut, Awalnya dengan botol air mineral, namun lama kelamaan berubah menjadi batu bahkan dengan mercon.
Mendapat serangan kembali, polisi pun membalasnya dengan tembakan air dari mobil water canon dan gas air mata.
Massa pun terpecah, mahasiswa tetap bertahan di depan gerbang DPRD Sumut, sementara pelajar berhamburan ke arah jalan pengadilan.
” Mahasiswa jangan terprovokasi, mundur – mundur, kita kaum intelektual, tujuan kita menyampaikan aspirasi bukan anarkis” Teriak Mahasiswa di atas mobil komando
Sementara itu sejumlah Petugas kepolisian kemudian merangsek masuk memecah aksi anarkis yang dilakukan para pelajar, belasan tembakan gas air mata dilayangkan ke kerumunan massa yang terus membalasnya dengan lemparan batu.
Selang beberapa saat, Akhirnya bentrokan tersebut pun mulai mereda, beberapa pelajar berhasil diringkus oleh aparat kepolisian
Hingga berita ini diturunkan, situasi di depan DPRD Sumut sudah mulai kondusif, arus lalu lintas yang sebelumnya ditutuppun sudah mulai dibuka kembali. (Red)











