Masuki Masa Pensiun, 150 ASN Pemko Medan Ikuti Pembekalan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Sebanyak 150 Apratur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan yang akan memasuki masa purna tugas (pensiun) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembekalan di Grand Antares Hotel Jalan Sisingamangaraja, Medan, Selasa (27/8).

Bimtek ini bertujuan untuk memberikan penjelasan maupun strategi tentang bagaimana caranya menghadapi masa pensiun. Dengan demikian usai menjalani tugas dan pengabdiannya sebagai ASN, mereka siap untuk menjalani masa pensiun tersebut.

Bimtek Pembekalan yang berlangsung selama 2 hari mulai 27-28 Agustus dibuka Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD & PSDM) Kota Medan Muslim Harahap. Sebab, ada post power syndrome (sindrome pensiun) yang ‘menghantui’ para ASN ketika hendak memasuki masa purna tugas tersebut. Itu sebabnya salah satu upaya mengatansinya, digelarnya Bimtek Pembekalan tersebut.

Ada sejumlah nara sumber yang dihadirkan pihak BKD & PSDM Kota Medan untuk memberikan pembekalan, selain dari Universitas Sumatera Utara, juga pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Medan yang merupakan organisasi berhimpunnya para pensiunan ASN. Dengan pembekalan dan strategi yang diberikan, para ASN diharapkan akan merasa siap dan tenang ketika menjalani masa pensiun nanti.

Dikatakan Muslim, bimtek pembekalan ini dinilai sangat penting dilakukan karena bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi para ASN bahwa masa purna tugas merupakan proses yang tidak perlu ditakuti . Pasalnya, semua ASN dipastikan akan mengalami dan menjalani proses tersebut.

“Usia pensiun merupakan satu hal alamiah dan semua ASN pasti akan mengalaminya, sehingga tidak perlu dirisaukan tetapi sebaliknya harus diterima dan disambut dengan semangat baru. Dengan demikian semua ASN siap untuk menghadapi kondisi (pensiun) tersebut,” kata Muslim.

Diakui Muslim, ketakutan ASN yang akan memasuki masa purna tugas bisa dipahami karena salah satu faktornya akan berkurangnya pendapatan. Kemudian hilangnya rutinitas pekerjaan yang biasanya dilakoni sehari-hari, sudah itu tidak ada lagi kewenangan bagi ASN yang memiliki jabatan.

Menyikapi hal itulah Muslim berpesan agar para ASN yang akan memasuki masa purna tugas tidak perlu resah dan tamu untuk memasuki masa pensiun tersebut. “ASN yang akan memasuki masa purna tugas harus memiliki semangat baru guna menatap masa depan yang lebih baik ketika memasuki masa tua,” ungkapnya.

Guna mendukung hal itu bilang Muslim, ASN yang telah mendekati masa pensiun harus dapat mempersiapkan fisik dan mental serta selalu berdiskusi dengan orang-orang terdekat untuk membicarakan hal-hal yang dirasakan perlu guna menghadapi masa pensiun tersebut. Di samping itu imbuhnya lagi, maksimalkan hobi yang akan mendatangkan manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus tambahan pendapatan.

“Buatlah anggaran keuangan yang tentunya tidak seperti ketika masih aktif bertugas. Kemudian buatlah usaha meski tidak besar tapi dapat menambah penghasilan. Yang tidak kalah pentingnya senantiasa menjaga pola hidup sehat dan terus membina hubungan silaturahmi dengan sejumlah relasi. Terakhir, lakukan pendekatan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing guna menguatkan iman dan hidup lebih tenang,” pesannya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *