Permasalahan Gojek dan Mitra Gocar di Jabodetabek Selesai Melalui Mediasi

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pembatalan aksi unjuk rasa yang dilakukan perwakilan komunitas mitra roda empat, dengan memilih datang ke Kantor Pusat Gojek dan bermediasi mendapat apresiasi dari VP Corporate Affairs Gojek, Michael Say.

Michael mengaku sangat menghargai langkah yang diambil perwakilan komunitas mitra roda empat, yang lebih memilih jalur mediasi dari pada menggelar demo. Sehingga kesenjangan antara driver dan aplikator mendapat titik tengah.

“Melalui mediasi yang damai dan terbuka kami dan mitra GoCar mendapat titik tengah, dimana kami akan merevisi kembali skema insentif mitra GoCar. Hal ini sesuai dengan prinsip kemitraan Gojek dan menjaga hubungan baik yang telah dibangun selama ini,” kata Michael, Kamis (8/9/2019).

Menurut Michael, Gojek sangat memegang teguh prinsip yang sudah dijalankan. Sejauh ini pihaknya telah banyak menampung aspirasi mitra dan diselesaikan dengan cara mediasi. Jika langkah ini bisa berjalan dengan baik, aksi unjuk rasa tidak perlu dilakukan. Apalagi sampai bertindak anarkis dan mengganggu ketertiban umum.

“Pada dasarnya di mana-pun kami beroperasi, kami selalu terbuka untuk menampung aspirasi mitra dan menghargai setiap masukan yang dapat membuat Gojek menjadi semakin baik. Kami mendukung musyawarah mufakat yang dilakukan oleh perwakilan mitra roda empat yang hadir pada hari ini,” ucap Michael.

Michael mengungkapkan, Gojek senantiasa mendukung musyawarah mufakat seperti yang telah dilakukan oleh komunitas mitra roda empat. Michael berharap kedepannya semua mitra dapat memanfaatkan wadah resmi yang dimiliki Gojek. Sehingga tanpa perlu menggelar aksi demo, Gojek akan membuka diri untuk semua aspirasi mitranya.

“Karena tanpa berunjuk rasa atau demo pun, seluruh aspirasi mitra dapat disampaikan dan akan kami realisasikan,” tutupnya.(AFD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *