Bobol Rumah Polisi, Pria Pengangguran Ini Ditangkap Di Dalam Warnet

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan- Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Area meringkus pelaku pembobolan rumah di Jalan Panglima Denai Gang Azidin, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, beberapa hari lalu.

Sementara dua pelaku lain yang identitasnya sudah dikantongi masih dalam pengejaran polisi.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Lambas Tambunan mengatakan, pelaku yang diringkus berinisial HF (45) warga Jalan AR. Hakim Gang Kolam, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area. Pria pengangguran itu ditangkap karena membobol rumah korbannya bernama Herry.

Merasa keberatan, pria yang berstatus oknum Polri itu lantas membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Area dengan nomor laporan LP / 693 / K / VII / 2019 / SPKT POLSEK MEDAN AREA, tanggal 29 Juli 2019.

“Atas kejadian itu korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah,” kata Lambas Tambunan ketika dikonfirmasi Medanheadlines.com, pada Jumat (2/8/2019) siang.

Tambunan menjelaskan, rumah korban dibobol pada Minggu (28/7/2019) sekira pukul 08.30 WIB. Pagi itu, korban beserta tiga anaknya meninggalkan rumah menuju Kota Binjai untuk menjenguk orang tua yang sedang sakit.

Namun, sekira pukul 21.30 WIB korban tiba di rumah dan melihat kursi di ruang tamu sudah berubah. Kemudian dia melihat jendela depan rumah sudah terbuka dan dalam keadaan rusak.

“Merasa curiga, korban kemudian memeriksa kamar. Di situ ia melihat harta bendanya sudah hilang,” ujar Tambunan.

Berdasarkan laporan korban, Tim Pegasus Polsek Medan Area melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan pelaku. Tepatnya pada Rabu (31/7/2019) sekira pukul 18.00 WIB. Tim mendapat informasi pelaku sedang berada di Jalan Pasar VI simpang Jalan Rahayu, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Tak mau buang waktu, Tim bergerak ke lokasi dan berhasil meringkusnya saat sedang asyik berselancar di dunia maya di dalam warung internet (Warnet). Saat diinterogasi, pelaku mengaku membobol rumah korban bersama dengan pelaku lain berinisial T (35) dan PAI (35). Polisi kini sedang memburu keduanya.

Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian satu buah jam tangan, satu unit laptop merek Dell bersama charger, satu unit Handycam merek Hitaci. Berikutnya, satu unit DVD player, satu unit telepon genggam merek Cherry, satu buah ransel warna pink dan satu unit mesin las.

“Pelaku mengaku bahwa jam tangan dan laptop milik korban sudah dijual oleh pelaku T ke Jalan Merak Jingga. Sedangkan mesin las dijual HF ke simpang Bandar Setia kepada seseorang yang disapa Regar,” pungkas Lambas. (AFD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *