Satreskrim Polrestabes Medan Ringkus Bandit Kambuhan

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Medan, berhasil meringkus dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berikut seorang penadah hasil kejahatan, belum lama ini.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yuda Prawira mengatakan, kedua pelaku Curanmor yakni M. Suriadi alias Lak-lak (25) warga Jalan Ibrahim Umar Gang Mantri, Kota Medan dan Dedi Saputra (25) warga Jalan Gurilla, Kota Medan, Sumatera Utara.

Sementara pelaku yang membantu menjualkan barang hasil curiannya adalah Boy Erfansyah Lubis (39) warga Jalan Denai Gang Tuba, Medan Denai.

“Penangkapan ketiga pelaku berdasarkan laporan dari Rahmad Syawal (18) warga Jalan Mistar, Kelurahan Sei Putih Barat, Medan Petisah,” kata Putu melalui keterangan tertulis yang diterima medanheadlines.com, Jumat (26/7/2019).

Putu menjelaskan, korban melaporkan bahwa sepeda motor Honda warna merah BK 4583 AEK, miliknya hilang di SPBU Jalan GB. Josua, Medan Perjuangan, pada Rabu (17/7) sekira pukul 14.15 WIB.

Waktu itu, Rahmad yang baru datang langsung memarkirkan sepeda motornya di samping SPBU. Kemudian ia masuk ke dalam untuk mengganti baju kerja. Selesai itu, korban teringat kunci masih lengket di sepeda motornya.

“Begitu hendak mengambilnya, ia sudah tidak melihat sepeda motornya,” ujar Putu.

Panik, sambung Putu, korban masuk ke dalam kantor guna memutar rekaman kamera CCTV yang ada di SPBU. Dari rekaman itu, korban melihat ada dua pelaku mengambil sepeda motornya.

Merasa keberatan, korban lantas mendatangi Polrestabes Medan untuk membuat laporan pengaduan terkait peristiwa yang dialaminya.

“Berdasarkan laporan korban kita langsung melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP),” ungkap Putu.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, Tim Pegasus Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polrestabes Medan, mendapatkan informasi bahwa pelaku M. Suriadi alias Lak-lak sedang di Jalan Sentosa Lama, Medan. Tak mau buang waktu, tim langsung bergerak dan berhasil menciduknya.

Berdasarkan keterangan dari M. Suriadi alias Lak-lak, polisi akhirnya mengetahui keberadaan Dedi Saputra.

“Pelaku Dedi kita amankan dari warung internet (Warnet) yang ada di Jalan Purwo Medan. Dari Dedi diketahui motor korban dijual oleh pelaku Boy kepada Agus seharga Rp.2 juta,” kata Putu lagi.

“Pelaku Boy kita amankan dari Jalan Denai. Sementara Agus masih kita buru alias DPO,” tambahnya.

Begitu diamankan, lanjut Putu, ketiga pelaku berikut barang bukti diboyong ke markas komando guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kepada polisi, M Suriadi alias Lak-lak dan Dedi mengakui bahwa mereka yang mencuri sepeda motor korban. Hasil penjualannya mereka bagi rata, sedangkan pelaku Boy yang menjualkan mendapat upah sebesar Rp 150 ribu.

Dari pelaku M Suriadi alias Lak-lak, polisi menyita satu unit sepeda motor Yamaha Mio, uang sisa penjualan motor korban sebesar Rp 54 ribu dan satu buah topi warna merah. Dari Dedi, polisi menyita sisa uang hasil kejahatan sebesar Rp 189 ribu, satu celana, satu baju warna hitam dan satu buah topi warna hitam.

“Saat diinterogasi, kedua pelaku mengaku sudah melakukan 21 kali aksi pencurian di wilayah hukum Polrestabes Medan. Atas perbuatannya kedua pelaku melanggar Pasal 363 KUHPidana, sementara seorangnya lagi melanggar Pasal 480 KUHPidana,” jelas Putu (AFD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *