Jalani 4 Jam Operasi, Bayi Kembar Dempet Berhasil Dipisahkan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tim dokter RSUP H Adam Malik berhasil memisahkan bayi kembar siam dempet perut yaitu Adam dan Malik pada, Selasa (23/7)

Dalam operasi yang berlangsung sekitar 4 jam itu, bayi pasangan Juliadi Silitonga (29) dan Noorida Sihombing (28) itu saat ini dalam keadaan stabil

Prof Dr Guslihan Dasa Tjipta, Ketua tim dokter penanganan pasien Adam dan Malik mengatakan, Tim dokter memulai persiapan bedah sekitar pukul 08.00 Wib

“Jam 11.52 Wib tadi telah resmilah bayi tersebut terpisah,” kata Dr Guslihan Dasa Tjipta

Guslihan juga mengatakan setelah memisahkan kedua bayi, tim berhasil menutup bekas luka di perut kedua bayi. Tim bedah plastik menyatakan tidak diperlukan tambahan bahan tambahan untuk menutup dinding perut bayi.

Guslihan menyatakan tidak ada kendala berarti dalam operasi pemisahan Adam dan Malik. Kesulitan yang dihadapi yakni hati kedua bayi menempel sehingga perlu kehati-hatian agar tidak terjadi pendarahan. Peralatan yang ada di RSUP H Adam Malik pun memadai untuk mengatasi kesulitan itu.

Saat ini kondisi kedua bayi dalam keadaan stabil. Keduanya sudah mulai membuka mata dan menangis. Namun mereka tetap dalam pengawasan intensif di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU).

“Kita mengevaluasi agar tidak terjadi infeksi atau kulit tidak menyatu akan jadi masalah lagi,” sebut Guslihan.

Sementara Juliadi Silitonga (29), ayah dari Adam dan Malik, mengaku sangat bahagia operasi telah berlangsung sukses.

“Saya semangat. Luar biasa pikiran pun gak gini-gini. Kalau sudah dikasih izin rumah sakit, aku bawa ke kampung,” ucapnya.

Bayi Adam dan Malik lahir dalam kondisi dempet perut di RSUD Sibolga pada 22 November 2018. Orangtua bayi ini merupakan warga Desa Manalu Purba, Kecamatan Parmonangan, Taput. Bayi ini kemudian dirujuk RSUP H Adam Malik Medan, dan tiba di rumah sakit itu pada Selasa (27/11/2018). (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *