Komplotan Begal Sadis Tertangkap, Polisi Menyaru Jadi Emak-emak

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Begal, Senin (16/7). Uniknya, Tim Pegasus Polsek Medan Timur melakukan penyamaran untuk memancing para komplotan begal keluar dari sarangnya.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, kasus begal terungkap atas laporan dari korbannya Indah Kristiani Siringoringo. Ibu rumah tangga ini dibegal para pelaku saat melintas di Jalan Perkebunan, Kelurahan Pulau Brayan, Kecamatan Medan Perjuangan, pada Selasa (25/6) sekira pukul 06.30 WIB.

“Para pelaku memepet hingga korban terjatuh. Akibat kejadian itu korban mengalami luka-luka dan kehilangan sepeda motornya,” kata Dadang kepada wartawan saat memaparkan kasus di Polrestabes Medan, Selasa (16/7/2019).

Berdasarkan laporan korban, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui bahwa pelaku yang membegal korban berjumlah tiga orang. Ketiganya yaitu Ipan Ardiansyah alias Gopal (24), M. Ferdiansyah alias Popay (17) dan Sopan Yohansyah alias Yoyo (21). Mereka diringkus dari lokasi yang berbeda.

Berdasarkan pengembangan, ketiga pelaku mengaku sudah beberapa kali melakukan aksi yang sama di wilayah hukum Polrestabes Medan. Untuk di wilayah Kecamatan Medan Timur saja mereka sudah empat kali beraksi di lokasi berbeda. Setiap beraksi mereka berhasil mengambil sepeda motor korbannya.

“Tapi, kita mampu menyelesaikan sebanyak lima Laporan Pengaduan (LP). Satu LP-nya masih di wilayah kita yaitu daerah Belawan. Kita masih kembangkan lagi termasuk barang buktinya,” ungkap Dadang.

Komplotan begal ini dikenal tidak segan-segan untuk melukai para korban saat melancarkan aksinya. Tak cuma terkenal sadis, komplotan yang diketuai Ipan Ardiansyah alias Gopal ini juga terkenal licin.

“Akibat aksi para pelaku, Indah Kristiani Siringoringo (korban) mengalami beberapa luka yang cukup serius dan harus dirawat di rumah sakit,” jelas Dadang.

Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin menambahkan, setalah mendapat laporan korban tim Pegasus Polsek Medan Timur melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Selang beberapa hari tim belum berhasil mengidentifikasi para pelaku.

Tak mau menyerah begitu saja, sambung Arifin, ia dan Tim Pegasus berpikir keras mencari cara untuk memancing para pelaku keluar dari persembunyiannya. Berkat kerjasama yang baik akhirnya Tim Pegasus berhasil meringkus para pelaku.

“Setelah mempelajari cara main para pelaku. Kita akhirnya mendapat ide untuk melakukan penyamaran. Personel kita kenakan pakaian daster dan jilbab,” kata Arifin di Polrestabes Medan usai paparan kasus berlangsung.

Setelah dipastikan tidak mencurigakan, lanjut Arifin, Tim bergerak ke lokasi para pelaku melancarkan aksinya. Setibanya di lokasi, personel yang menyamar berpura-pura lalu lalang dengan dipantau tim yang lain dari kejauhan.

“Ternyata kerja keras kita membuahkan hasil. Komplotan begal keluar dan berusaha untuk membegal personel yang menyamar. Melihat target, tim langsung melakukan penyergapan dan berhasil meringkus para pelaku,” ungkap Arifin.

“Atas kejadian ini, kita mengimbau kepada masyarakat khususnya kaum ibu agar selalu waspada pada saat berkendara sendirian. Dan hindari jalan-jalan sunyi pada saat berkendara seorang diri,” imbau Arifin. (afd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *