Sedang Asik Snorkeling, Gadis Ini Tewas Diserang Hiu

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

MEDANHEADLINES.COM – Insiden turis yang tewas akibat serangan hiu saat tengah liburan kembali terjadi dan membuat geger wisatawan. Bukan hanya satu ekor hiu, seorang turis bernama Jordan Lindsey mengalami serangan dari tiga ekor hiu sekaligus saat sedang liburan keluarga di Bahama, seperti dikutip dari Mirror.

Kepulauan Bahama sendiri memang sudah lama dikenal sebagai salah satu spot liburan tropis sekaligus tempat snorkeling.

Namun, saat Jordan Lindsey tengah berenang dan snorkeling dekat Pulau Rose, gadis 21 tahun itu tiba-tiba dikerumuni hiu dan diserang.
Saat kejadian, orangtua Jordan pun sempat melihat hiu datang dan berteriak memperingatkan.

Sayangnya, Jordan Lindsey tidak mendengar teriakan tersebut dan mengalami gigitan parah di lengan kiri, kedua kaki, dan pantat. Bahkan, lengan kanannya dilaporkan terkoyak.

Insiden ini tidak hanya mengagetkan keluarga Jordan Lindsey, namun juga turis lain yang kebetulan berada di pulau tersebut.
Salah satunya adalah Jace Holton, seorang turis yang kebetulan ikut dalam tur yang sama.

Menurutnya, dia sendiri sempat melakukan snorkeling tepat di tempat yang sama 45 menit sebelumnya.

“Sekitar 45 menit setelah kami snorkeling di tempat itu, orang-orang berlari dan berkata jika ada seorang gadis yang digigit hiu dan tampak terluka parah.”

“Semua orang keluar dari air dan kami semua ketakutan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, dua ekor hiu pun dikabarkan masih berputar-putar di perairan sekitar saat mereka kembali dengan kapal.
Akibat insiden ini, Jordan Lindsey pun dikabarkan tewas karena lukanya yang parah.

“Dia anak yang perhatian. Dia menyukai semua binatang. Ironis dia meninggal karena diserang hiu,” ujar ayah Jordan Lindsey.
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Penerbangan Bahama menyatakan bahwa mereka ikut berbelasungkawa sekaligus bersimpati pada keluarga korban.

Tak hanya itu, mereka pun juga akan turut menginvestigasi penyebab dari serangan hiu di area snorkeling tersebut. (red/suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *