Dua Bocah Ini Temukan Granat Nanas Di Jalan Pahlawan Medan

Granat Nenas Yang Diteukan Heri Akhyar Dan Rafa Takbir

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Suasana tenang di Jalan Pahlawan Gang Lumumba, Kecamatan Medan Perjuangan mendadak heboh. Kehebohan warga dikarenakan adanya tenemuan benda berbentuk granat nanas di dekat rumah warga, Jumat (14/6).

Informasi yang diperoleh, benda berbentuk granat nanas itu pertama kali ditemukan oleh Heri Akhyar (10) dan temannya Rafa Takbir (9) sekira pukul 16.00 WIB. Sebelum penemuan benda itu, Heri dan temanya sedang mencari besi bekas di sekitaran Gang Lumumba.

Sedang asyik mencari, mata kedua bocah yang tinggal tak jauh dari lokasi ada melihat sebuah tas di dekat pagar rumah warga. Merasa penasaran mereka akhirnya mengambil dan membuka tas tersebut.

“Pas kami buka ternyata di dalam tas itu ada benda itu (mirip granat nanas). Kami ketakutan dan terus kasih tau temuan itu sama pak Pandan warga sekitar,” kata Heri saat ditanyai wartawan di lokasi.

Heri mengakui, ia dan temanya hanya iseng-iseng saja mencari besi bekas di sekitaran lokasi. Besi bekas yang mereka kumpulkan nantinya akan mereka jual ke-penampung dan uangnya buat jajan.

“Kami tadi iseng-iseng aja. Mana tau besi bekasnya bisa di jual,” ucap Heri dengan lugunya.

Temuan dua bocah itu mengundang perhatian warga. Hitungan menit, warga memadati lokasi untuk melihat langsung benda yang mirip granat nanas tersebut. Sementara warga lainnya meneruskan informasi tersebut ke Polsek Medan Timur.

Mendapat informasi, Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin beserta anggota yang sedang berpatroli menggunakan sepeda menuju lokasi guna melakukan pemeriksaan.

“Yang pertama kali menemukan benda diduga granat nanas itu adalah dua orang bocah. Setelah Kepling datang, benda itu lalu diletakkan di pinggir jalan lalu mereka menghubungi kita,” kata Arifin di lokasi.

Arifin menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan ternyata benda yang diduga granat nanas tersebut sudah tidak aktif. Dilihat dari fisiknya, bagian dari benda itu sudah dibolongi, dan diduga untuk dijadikan mainan.

“Benda itu ditemukan di dalam tas yang tergantung di pagar rumah warga. Guna pemeriksaan lebih lanjut, benda ini kita amankan ke markas komando,” jelas Arifin.(afd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *