Scripture Band, Kolaborasi Etnik Modern

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tidak hanya hanya sekadar hiburan, tapi juga sarana aktualisasi diri, lihat saja kini generasi milenial berbondong-bondong menyalurkan ambisi mereka dalam bermusik. Di era millenial ini ternyata masih ada band anak muda yang mengolaborasikan musik tradisional dan musik modren salah satunya adalah  Scripture Band.

Scripture adalah band bergenre etnik modern yang berasal dari Universitas Sumatera Utara (USU). Band ini beranggotakan tujuh orang. Sardo Zepro Nababan (vokalis), Rolan Tobing (tradisi), Sandi Sinaga (gitaris), Andre Yohanes Saragih (tradisi), Ananda Nainggolan (keyboard), Fransiskus Giawa (bass) dan Andreas Sinaga (drum).

“Sejarah terbentuknya band ini berawal dari perkenalan sekelompok mahasiswa Etnomusikologi Universitas Sumatera Utara dalam membentuk sebuah band untuk memeriahkan lomba Akustik dan lomba USU Jazz Festifal pada tahun 2017,”ujar Sardo.

Scripture sendiri awalnya memakai nama Etnokustik yang diprakarsai oleh Joko Nainggolan, Saad, Hardy, Cristoper dan Sandy Sinaga.

Akhirnya berganti nama menjadi Scripture Band yang memiliki arti kitab suci, dengan tujuan agar setiap personel menggunakan alat musik sesuai dengan kaidah agama.

Band yang terbentuk pada tahun 2017 ini ternyata sudah memiliki banyak prestasi diantaranya, juara 2 festival pesona indonesia pada tahun 2017, harapan 1 USU Jazz tahun 2017, Juara 2 USU akustik tahun2017, juara 1 Festival Fakultas FMIPA tahun2018, juara 2 festival KPU tahun 2018.

Kemudian, juara 1 festival Volexfest tahun 2018, juara1 festival fakultas FMIPA tahun 2018, juara 1 festival PRSU tahun 2018, juara 1 Megapark Festival Movet tahun 2019, harapan 2 Festival musik etnik tahun 2019 dan juara 1 Festival KPU tahun 2019. (*/raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *