Poltekpar Medan Go Global Dengan Studi Banding Ke Sheffield Hallam University

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Poltekpar Medan berkomitmen untuk menciptakan sumber daya manusia pariwisata yang mumpuni. Salah satu langkah yang yang telah dilakukan adalah dengan peningkatan sumber daya manusia pendidik melalui studi banding. Studi banding tersebut dilaksanakan di universitas-universitas yang dirasa kompeten di dalam negeri maupun di luar negeri.

Baru ini Politeknik Pariwisata Medan melakukan studi banding ke Sheffield Hallam University, Inggris. Studi banding ini dilaksanakan pada tanggal 14-17 Mei 2019 silam. Ada 8 pegawai Poltekpar Medan yang dikirim dan di bagi menjadi 2 batch.

“Salah satu cara untuk membuat seseorang untuk berpikiran lebih terbuka adalah dengan memberikan pengalaman pendidikan yang belum pernah didapat sebelumnya. Kita memilih Inggris karena kualitas pendidikan disana terkenal baik. Harapan kita dapat diaplikasikan kepada para mahasiswa kita nantinya melalui perkuliahan,” ujar Direktur Politeknik Pariwisata Medan, Anwari Masatip.(29/5/2019).

Sheffield Hallam University (SHU) diperingkatkan di antara lima universitas moderen terbaik di Inggris untuk penelitian. Universitas ini bekerjasama dengan lebih dari 1,000 perusahaan, untuk menyediakan kesempatan penempatan kerja terbaik bagi mahasiswa di perusahaan-perusahaan ternama di dunia seperti Sony, BBC dan Rolls Royce.

SHU juga mendapatkan peringkat perak dari Teaching Excellence Framework (TEF)untuk keunggulan pengajaran. Peringkat perak ini menunjukkan bahwa SHU menyediakan akses dan dukungan yang luas untuk kesuksesan mahasiswa, sejalan dengan komitmen SHU untuk membawa perubahan bagi hidup mahasiswa.

“Kualitas pengajaran di SHU sangat tinggi. Hal ini harus dapat diterapkan di Politeknik Pariwisata Medan. SHU adalah pilihan yang tepat untuk mendapatkan pengembangan pendidikan bagi apra dosen dan pegawai Poltekpar Medan. Saya berharap dapat diaplikasikan kepada para mahasiswa. Pengalaman pendidikan dapat dibagi melalui perkuliahan, sehingga mahasiswa memiliki pengetahuan tentang pendidikan diluar dan dapat dijadikan referensi pengembangan dan perubahan bagi diri mereka,” sahut Ni Wayan Giri Deputi Bidang Pengembangan Indistri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata. (29/5)

Dalam pengembangan sumber daya manusia ini pegawai dan dosen Poltekpar Medan memperoleh pendidikan tentang :
1. Pendidikan Perhotelan dan Kepariwisataan di Inggris
2. Majajemen Wisata Olahraga dan Event Olahraga
3. Manajemen Strategis Destiansi Wisata di Inggris
4. Manajemen Perhotelan dan Pariwisata dengan atraksi dan lokasi berstandar internasional di Inggris
Pembelajaran ini berlangsung selama 3 hari didampingi oleh Proffessor David Hind dan setiap dosen dan pegawai memperoleh sertifikat sebagai bukti hasil pembelajaran yang mereka dapatkan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun mengacungkan jempol. Menurutnya semua PTNP dibawah Kemenpar harus menerapkan standar global. Sehingga, diperlukan banyak kerjasama dan studi banding dengan lembaga pendidikan internasional.

“Saya harap pengembangan sumber daya manusia internasional dapat meningkatkan level pendidikan di PTNP Poltekpar Medan. Sehingga kita dapat melengkapi kurikulum kita dengan standar pendidikan hospitaliti internasional bagi seluruh anak didik,” kata Menpar Arief Yahya.(29/5)

Setiap program studi di SHU menyediakan penasihat karir bagi mahasiswa, dan ini berarti mereka akan mendapatkan perhatian khusus yang diperlukan untuk langsung memasuki dunia kerja setelah lulus. Hal ini juga akan segera diterapkan di kampus Politeknik Pariwisata Medan sehingga kita dapat mengarahkan mahasiswa untuk bekerja sesuai dengan bidang pendidikan dan bakat yang mereka miliki.(raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *