Pemko Medan Manfaatkan Safari Ramadan Jadi Media Penyampai Pesan Pembangunan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Safari berbuka puasa bersama dengan masyarakat merupakan agenda rutin Pemko Medan selama bulan suci Ramadan. Safari berbuka puasa bersama ini bertujuan untuk memperkuat Ukhuwah Islamiyyah dan tali silaturahmi antara Pemko Medan dengan masyarakat Kota Medan.

Selain untuk mempererat tali silaturrahmi dan Ukhuwah Islamiyyah, kegiatan safari berbuka puasa bersama ini dipergunakan secara optimal oleh Wali Kota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S, M.Si., M. H beserta jajarannya untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan secara langsung dihadapan warganya.

Seperti yang dilakukan Wakil Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M. Si saat menghadiri Safari Berbuka Puasa Bersama dengan warga Kecamatan Medan Helvetia yang bertempat di Masjid Al Hasanah Jalan Gaperta Ujung, Kelurahan Tanjung Gusta, Selasa (21/5).

Dalam sambutannya Wakil Wali Kota, mengingatkan kepada masyarakat agar terus menjaga hasil-hasil pembangunan yang telah Pemko Medan laksanakan,Wakil Wali Kota mencontohkan, masyarakat dapat membantu merawat jalan yang baru dibangun agar tidak tergenang air. Caranya dengan membuat lubang inlet sehingga ketika hujan turun air tidak tergenang di jalan.

“Jika masyarakat turut menjaga hasil pembangunan seperti merawat jalan yang baru dibangun, tentunya jalan tersebut dapat dipergunakan dalam jangka waktu yang lama. Hal tersebut dapat menghemat biaya pembangunan dan dapat dialihkan kepada kebutuhan masyarakat yang lainnya,” ujar Wakil Wali Kota dihadapan Ketua BKM Al Hasanah, H. Khoiruddin, Camat Medan Helvetia Parlindungan Nasution, unsur Muspika Medan Helvetia segenap jemaah dan warga sekitar.

Selain merawat jalan, mantan anggota DPRD Medan ini juga mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat dengan cara mewadahi sampah sebelum nantinya diangkut oleh petugas agar tidak berserakan dijalan. Kemudian, Akhyar juga mengedukasi untuk membuat lubang biopori di halaman rumah agar daya serap air pada tanah meningkat, hal ini berguna untuk mengatasi genangan air.

Kemudian, Akhyar juga menjelaskan bahwa setiap kegiatan Safari Ramadan baik Safari Sahur Bersama maupun Safari Berbuka Puasa Bersama Pemko Medan akan menyerahkan bantuan sebesar 40 juta Rupiah kepada Badan Kenaziran Masjid (BKM) setiap Masjid yang dikunjungi, dalam hal ini Masjid Al Hasanah serta menyerahkan santunan kepada 100 orang anak yatim.

Akhyar mengungkapkan batuan yang Pemko Medan berikan ini berasal dari dana APBD Pemko Medan yang pada dasarnya berasal dari pajak dan retribusi yang masyarakat bayarkan.“Pajak dan retribusi yang kita himpun dari masyarakat dikembalikan lagi kepada masyarakat. Bantuan kepada masjid juga juga berasal dari uang masyarakat kota Medan,” ungkap Wakil Wali Kota.

Program ini, lanjutnya, merupakan usaha untuk menjadikan Medan sebagai kota yang relijius. Kota yang relijius mempunyai arti setiap umat beragama dapat menjalankan ibadah sesuai agamanya masing-masing dengan nyaman dan tanpa ada halangan. Oleh karena itu, Akhyar tidak lelah mengimbau masyarakat untuk terus aktif mendorong dan mendukung pembangunan Kota Medan.

“Dukungan dan partisipasi masyarakat tentunya akan terus kami harapkan agar pembangunan yang Pemko Medan lakukan dapat berjalan secara optimal. Untuk itu saya mengajak masyarakat Kecamatan Medan Helvetia khususnya untuk terus meningkatkan partisipasi aktif dalam pembangunan kota,” ungkapnya

Safari Ramadan itu juga diisi tausyiah oleh ustad H. Ilyas Halim. Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Saat Magrib tiba, Wakil Wali Kota dan masyarakat mencicipi hidangan pembuka, selanjutnya Salat Magrib berjamaah, dan kemudian makan malam bersama.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *