Tim Pegasus Ringkus Dua Pelaku Curanmor

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tim Pegasus Polrestabes Medan berhasil meringkus dua orang pelaku pencurian sepeda motor yang beraksi di kawasan Jalan HM. Joni Gg. Murni Kel. Pasar Merah Timur Kec. Medan Area Medan pada Selasa (7/5/2019) kemarin.

Kedua tersangka yang berhasil diringkus itu adalah MI alias Bambang (27) warga Jalan Pasar V Gang. Salak dan HG alias Agun (21) warga Jalan Pasar Baru , Tembung yang merupakan residivis kasus curanmor pada tahun 2016 dan tahun 2017 di Polsek Percut Sei Tuan.

“Keduanya terpaksa dilumpuhkan di bagian kaki karena melawan petugas saat pengembangan,”ucap Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, Rabu (8/5/2019).

Putu menjelaskan kedua tersangka diciduk berawal dari laporan korban Yustri Yani (27) warga Dolok Masihul yang melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Scoopy miliknya di parkiran kos korban di Jalan. HM. Joni Gg. Murni No. 18 Kel. Pasar Merah Timur Kec. Medan Area Medan pada Selasa (7/5/2019).

“Tim kita melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi para pelaku. Kemudian, tim kita melakukan pengintaian keberadaan pelaku,” sebut Putu.

Tim Pegasus Polrestabes Medan yang menerima informasi kedua pelaku tengah berada di depan sebuah Warnet di kawasan Pasar V Tembung kemudian melakukan penangkapan kepada kedua pelaku.

“Berdasarkan hasil interogasi kedua tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian sepeda motor. Sepeda motor itu pun sudah mereka jual ke salah seorang penadah berinisial Kojek yang kini masih diburu,” Ungkap Putu.

Setelah menjual sepeda motor korban senilai Rp2 juta, tambah Putu, Uang hasil penjualan itu pun dibagi rata masing-masing mendapat Rp1 juta.

“Tersangka Bambang bertugas membawa sepeda motor curian sedangkan tersangka Agun bertugas mengambil sepeda motor korban dari parkiran,” jelas Putu.

Keduanya pun dibawa untuk menunjukan lokasi sepeda motor itu dijual. Namun belum sampai ke tempat penadah, kedua tersangka berupaya melarikan diri dengan melawan petugas sehingga terpaksa dilumpuhkan.

“Dari kedua tersangka disita uang tunai yang diduga sisa hasil penjualan sepeda motor korban dengan besaran dari tersangka Agun sebesar Rp200 ribu dan tersangka Bambang sebesar Rp700 ribu,” Pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *