Gelar Sidak, BBPOM Temukan Sejumlah Produk Tak Layak Edar

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan dalam beberapa waktu terakhir terus melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah sarana obat dan pangan yang ada di Kota Medan.

Hasilnnya, sejumlah produk dalam kondisi kedaluwarsa, kemasan rusak hingga tidak punya izin edar, senilai Rp 49 juta berhasil diamankan.

“Jumlah itu terdiri dari 58 item dengan 535 kemasan yang berasal dari 27 sarana di Medan berupa distributor, retail, swalayan, hingga supermarket,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pemeriksaan BBPOM di Medan, Fajar, Rabu (8/5/2019).

Dikatakan Fajar, menanggapi hasil temuan ini, Pihaknya akan terus melakukan sidak ke sejumlah sarana di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) lainnya

“Ke depan, kita akan melakukan sidak di Kabupaten Deli Serdang dan juga Langkat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BBPOM di Medan, Yulius Sacramento Tarigan, mengimbau kepada masyarakat agar sebelum membeli suatu produk, baik makanan maupun obat, lebih dahulu agar memastikan produk tersebut terdaftar dan juga memiliki sumber terpercaya.

Di samping itu, dia juga mengingatkan agar jangan mudah percaya terhadap model penjualan yang bermoduskan bonus, karena hal itu tidak menjamin keamanan dari produk yang dijual.

“Waspadai modus bonus itu. Karena bisa saja produknya ternyata sudah kedaluwarsa atau malah ilegal,” ujarnya.

Karena menurut Sacramento, selain tidak bisa dievaluasi, produk dengan modus bonus itu, bisa jadi, palsu. Karena, produk yang permintaannya tinggi harusnya dihargai dengan nominal yang mahal.

“Kita harus curiga. Kalau permintaan tinggi seperti di bulan Ramadan ini tapi malah diberi bonus, kan bisa saja ada apa-apanya. Makanya kita minta masyarakat harus terus waspada,” Pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *