Pimpin Upacara Hardiknas di SMPN 1 Pegajahan, Ini Pesan Bupati Sergai Soekirman

 

MEDANHEADLINES.COM, Pegajahan – Bupati Sergai Ir H Soekirman bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hardiknas Kabupaten Sergai di SMPN 1 Pegajahan Kecamatan Pegajahan, Kamis (2/5).

Upacara di ikuti Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, Kadis Pendidikan Drs Joni Walker Manik MM beserta jajaran, Kepala OPD, Kepala BNN Drs. Adlin Tambunan, Dewan Pendidikan Sergai, Pimpinan Bank Sumut Sei Rampah Ahmad Pasundan Tarigan, Tokoh Pemuda Dimas Triadji, Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan, Kepala Sekolah dan siswa-siswi SD/SMP se-Kabupaten Sergai.Bertindak sebagai pemimpin Upacara Bangun Saragih, S.Pd dan Perwira Upacara Sugianto, S.Pd.

Pada kesempatan tersebut Bupati membacakan pidato sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy yang mengatakan,bangsa Indonesia baru saja melewati puncak perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu), dilihat dari sudut pandang pendidikan di dalam pemilu harus terjadi proses pembelajaran bagi setiap warga negara, proses belajar ini adalah momentum menuju perubahan tingkah laku menuju kedewasaan. Terbentuknya warga negara yang demokratis merupakan tujuan pendidikan nasional kita.

Kecukupan infrastruktur adalah prasyarat untuk menjadi negara maju. Disamping pembangunan infrastruktur, pemerintahan juga memulai pembangunan dari pinggiran. Dengan terbangunnya infrastruktur khususnya transportasi dan komunikasi, konektivitas seluruh wilayah indonesia dapat diwujudkan.

Dalam rangka mewujudkan kebijakan tersebut di sektor pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah memberi perhatian khusus untuk pendidikan di wilayah terluar, terdepan dan tertinggal. Bahkan Kemendikbud memberi perhatian khusus pada pendidikan anak-anak Indonesia yang berada di luar batas negara.

Usai melaksanakan upacara peringatan Hardiknas Tahun 2019, acara juga dirangkaikan dengan Pagelaran Budaya.Disana Kadis Pendidikan Drs Joni Walker Manik MM mengatakan,rangkaian pagelaran budaya sesuai tema hari pendidikan tahun ini menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan. Ini merupakan kewajiban kita, walau budaya tidak termasuk dalam ranah dinas pendidikan, namun hal ini juga merupakan tanggung jawab kita yang tidak dapat terpisahkan sebab kami sebagai wadah pendidikan adalah siap melestarikan budaya.

Sementara Bupati Sergai Ir H Soekirman memberi apresiasi kepada Dinas Pendidikan beserta jajaran khususnya kepada tenaga pendidik dan tenaga kependidikan atas jasa-jasa yang telah membangun pendidikan manusia Indonesia hingga saat ini.

Kita berada di kecamatan Pegajahan,seperti peribahasa Gajah mati meninggalkan gading
Dalam perwayangan ada negara Astinapura yang paling hebat yang bernama lain negara Gajah Iyo. Maka gelaran pertunjukan wayang kulit ini diharapkan menjadi momen tugas guru kepada murid serta kita semua agar mengenal dan memahami asal usul serta riwayat seni dan budaya asli bangsa Indonesia yang berada didaerah kita masing-masing.

Masalah budaya ini harus digali agar generasi mendatang tidak lupa pada sejarah, pada nenek moyang dan semua yang berjasa atas lahirnya daerah-daerah di Kabupaten Sergai ini khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Perkuat pendidikan karakter dan budaya, budaya ibarat tanah jika becek ataupun longsor, maka kita tidak akan bertahan lama, apalagi mau membangun sesuatu diatasnya.

Maka dari itu, jika ingin membangun ekonomi dan politik yang baik, hendaknya dibangun diatas daerah yang baik budayanya sebab budaya adalah pondasi.

Hormat kepada orang tua, jujur, tegur sapa adalah budaya yang harus terus kita jaga bersama, tepa selira (tidak berfoya-foya) dan hendaknya mau berbagi dan saling toleransi. Hal yang berkorelasi dengan Pemilu yang baru saja kita laksanakan bersama, meski berbeda pilihan namun kita semua akan tetap bersaudara.(Mer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *