Pemko Berencana PHK Tenaga Honor, Ini Tanggapan DPRD Medan

Ketua Komisi B DPRD Medan HT Bahrumsyah SH 

MEDANHEADLINES.COM, Medan – DPRD Kota Medan meminta Pemko Medan untuk mengurungkan Rencananya yang akan memberhentikan ribuan tenaga harian lepas (THL) di jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan

“Ini tindakan arogansi dan semena mena dari Sekda. Kita tetap menolak bahkan tidak setuju bila ada pengurangan THL alasan efisiensi, apalagi itu kebijakan sendiri oleh Sekda,” tegas Ketua Komisi B DPRD Medan HT Bahrumsyah SH

Menurut Ketua DPD PAN Kota Medan itu, keberadaan THL sebenarnya bukanlah masalah mendesak apa lagai penggajian 7.000 an THL di jajaran Pemko Medan sudah dialokasikan di APBD Pemko Medan Tahun 2019.
Ditambahkannya, Penetapan anggaran itu sesuai pengajuan masing masing pimpinan OPD jajaran Pemko Medan ke DPRD sebelumnya. Karena memang, masing masing OPD membutuhkan penambahan tenaga kinerja honor bekerja di UPT masing masing Dinas.

“Tim penyusuna anggaran Pemko Medan mengajukan anggaran ke DPRD Medan dan kita setujui. Lantas kenapa sekarang tiba tiba THL mau diberhentikan, ada apa,” tanya Bahrumsyah.

Bahrumsyah juga mengatakan, kalau hanya alasan efisien anggaran, tidak perlu pengurangan tenaga honor. Tetapi untuk penerimaan baru tentu sepakat untuk distop. “Bagi yang sudah direkrut masing masing OPD silahkan supaya diberdayakan menggali potensi PAD yang cukup besar dan selama ini belum terjamah,” sebutnya.

Bahrumsyah juga mengaku sangat menyayangkan konsep Sekda Medan yang tidak jelas. Seharusnya, kalau memang ada pengurangan harus ada kajian. “Kan kasihan mereka (THL) jika di rumahkan, mau makan apa keluarganya” ujar Bahrumsyah.

Bahrumsyah sangat menyayangkan, sikap Sekda Medan yang sangat bertolakbelakang dengan konsep pemerintah yakni mensejahterahkan masyarakat dengan memberdayakan sumber daya manusia (SDM) serta menciptakan lapangan kerja bagi warganya.

“Kok malah terbalik terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan alasan yang dibuat buat. Itu sama halnya mematikan hidup orang banyak, ” timpalnya seraya menambahkan sekarang saja sudah menyiksa THL di jajaran Pemko Medan karena belum membayar gaji selama 3 bulan.

Untuk itu, Bahrumsyah dengan tegas mengatakan, pihaknya (red-DPRD Medan) siap menampung pengaduan THL Pemko Medan jika terjadi PHK. “Komisi B DPRD Medan siap menerima laporan tenaga honor yang di PHK. Silahkan lapor ke Komisi B, kalau memang di PHK tentu aja pesangonnya,” jelas Bahrumsyah.

Bahrumsyah menambahkan, Ianya pun mengaku sepakat jika dilakukan evaluasi kinerja bagi tenaga honor. Artinya, jika benar benar bolos dan tidak bisa kerja tentu pantas dievaluasi. Dan bagi mereka yang sudah mengabdi supaya dilatih bekerja maksimal bersama membangun Medan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *