Kejar Pengakuan Geopark Kaldera Toba, Pemprov Sumut Akan Dirikan SMK Pariwisata

MEDANHEADLINES.COM, Jakarta – Guna peningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kawasan Danau Toba, yang menjadi sorotan UNESCO untuk mendapatkan pengakuan sebagai Geopark Kaldera Toba, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) segera akan mendirikan Sekolah Menengah Kejurahan (SMK) Pariwisata di Danau terbesar di Asian itu.

Hal itu, diungkapkan oleh Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah saat dikonfirmasi Sumut Pos, usai menghadiri Launching Calender of Event Danau Toba 2019 di Kantor Kemenpar di Jakarta Pusat, Senin (25/2) kemarin.  ‎Ia mengatakan mendirikan SMK Pariwisata dibawah naungan Pemprov Sumut sudah dibicarakan kepada Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

“Iya jadi memang kita kemarin sudah bicara juga dengan Pak Menteri.  Ke depan kita mau coba SMK Pariwisata di daerah-daerah pariwisata. Karena kita mau masyarakat kita jangan nantinya tidak siap pada saat pariwisata berkembang,” ucap pria yang disapa dengan Ijeck.

Ijeck mengungkapkan tengah mempersiapkan lahan, termasuk konsultasi kembali ke Kemenpar untuk membahas kurikulum dalam proses belajar-mengajar di SMK Pariwisata tersebut. Ia memastikan, tahun 2020 akan segera‎ teralisasi dengan menggunakan fasilitas yang ada dulu.

‎”Mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi sekarang ini sudah ada diwacanakan,” ujar orang nomor 2 di Sumut itu.

Ijeck mengungkapkan dengan perkembangan dunia pariwisata di Sumut harus didukung dengan peningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan normal seperti SMK Pariwisata ini. Dengan itu, pariwisata bisa dijadikan alat mendorong perekonomian masyarakat lebih baik lagi, ke depannya.

“Investor masuk masyarakat kita tidak siap untuk menjadi pengelolanya. itu yang kita harapkan ke depan jangan jadi penonton masyarakat juga. Jadi pelaku usaha usaha yang mengelola potensi daerah kita kan dia ‎(masyarakat,red),” tutur Ijeck.

Menurut Ijeck, dengan keberadaan SMK Pariwisata sebagai bentuk Pemprov Sumut serius untuk mengelola potensi wisata di Provinsi tersebut, untuk kesejahteraan rakyatnya. Hal tersebut, mendapatkan dukungan dari Presiden Joko Widodo menjadikan Danau Toba super prioritas dalam pembangunan dan pengembangannya.‎

“Saya lihat ini kan penyebaran anggaran daerah kita besar ya.  Enggak hanya Danau Toba dari daerah lain. Tapi kan kita melihat sekarang pemerintah pusat untuk Danau Toba karena udah ada badan Otorita kan juga banyak menggelontorkan membantu dana. Karena pak presiden betul konsen untuk Danau Toba,” tandas Ijeck. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *