MEDANHEADLINES.COM, Medan – Dua ekor Orang Utan Kalimantan (Pongo pygmaeus) didatangkan dari kebun binatang Ragunan Jakarta untuk menambah koleksi satwa di Kebun Binatang Medan (Medan Zoo).
Kedatangan kedua Orang Utan bernama Diimbah dan Hamidah itu merupakan hasil penukaran satwa yang dilakukan dengan dua ekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang sebelumnya berada di Medan Zoo
Selain Orang Utan, Ragunan juga menyerahkan burung pelikan dan Capybara. Sedangkan Harimau Sumatera yang dikirim ke Ragunan adalah rafa dan Sri Deli. Keduanya adalah jantan berusia 4 tahun lebih.
Diimbah berusia 23 tahun. Sedangkan Hamidah 15 tahun. Hamidah sudah pernah melahirkan dua kali. Sehingga pihak Medan Zoo berharap, Hamidah bisa kembali bereproduksi selama di Medan.
Hamidah dan Diimbah menempuh perjalanan darat selama empat malam lamanya. Saat tiba di Medan Zoo petugas langsung memindahkan ke kandang yang baru.
“Alhamdulillah hari ini telah sampai dari Ragunan. Kita mengirim dua Harimau Sumatera beberapa waktu yang lalu. Hari ini kita serah terima. Jadi mulai hari ini kita sudah bisa lihat Orang Utan di Medan Zoo,” ungkap Direktur Utama PD Pembangunan yang membawahi Medan Zoo Putrama Alkhairi.
Kehadiran sepasang Orang Utan di Medan Zoo menjadi angin segar. Karena terakhir kali mereka memiliki Orang Utan di tahun 2016. Pongki, nama Orang Utan tersebut sudah dilepasliarkan ke habitatnya.
Meski sudah menambah koleksi baru, spesies di Medan Zoo masih jauh dari kata lengkap. Saat ini tercatat, Medan Zoo punya 157 spesies yang didominasi unggas.
“Kita belum ada singa, onta dan burung onta,” imbuhnya.
Pihaknya akan terus menambah koleksi lewat cara lelang. Medan Zoo akan mengirimkan koleksi satwanya yang surplus, seperti Harimau Sumatera, untuk mendapatkan koleksi baru.
Pertukaran koleksi ini juga untuk melindungi satwa itu dari kawin sedarah, yang tidak baik bagi kesehatan keturunannya. “Untuk satwa yang baru datang, perawatannya akan didampingi dokter hewan dari Ragunan. Mereka akan memberi edukasi bagaimana perawatan orangutan,” jelas Putrama.
Saat ini Medan Zoo masih memiliki sembilan ekor Harimau Sumatera. Medan Zoo juga sedang memproses kedatangan lumba-lumba. Mereka tengah menyiapkan infrastrukturnya dan pembiayaannya.
“Sedang kita cari pembiayaan bisa melalui B to B atau CSR atau skema lain. Atraksi lumba-lumba nggak boleh dibawa keliling, tapi kalau di kebun binatang dia boleh. Kedatangan lumba-lumba itu dengan kerja sama, ada alternatif kerjasama dengan Ancol,” Pungkasnya. (red)












