Diwarnai Pesta Perpisahan Butet dan Cederanya Marin, Berikut Hasil Lengkap Daihatsu Indonesia Master 2019

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Daihatsu Indonesia Master 2019 telah menuntaskan partai puncaknya. Selain pesta perpisahan bagi Liliyana Natsir, insiden cedera yang dialami tunggal putri Spanyol, Carolina Marin, menjadi cerita lain di babak final yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta pada Minggu, 27 Januari 2019.

Carolina Marin yang bertanding melawan tunggal India, Seina Nehwal, dipartai keempat, sebenarnya bermain main sejak awal laga. Tekanan-tekanan yang diberikan Marin berhasil membuat dirinya unggul 7-3. Namun saat memperebutkan poin selanjutnya, Marin tampak jatuh dengan posisi tidak sempurna saat berusaha mengembalikan bola Seina.

Seketika Marin langsung meringis kesakitan ditengah-tengah lapangan. Tampak mantan pemain nomor satu dunia tersebut memegangi lutut kanannya. Kendati sempat berusaha melanjutkan pertandingan, namun Marin akhirnya menyerah saat kedudukan 10-4 untuk kemenangan dirinya namun dinyatakan Walk Out karena tidak dapat melanjutkan pertandingan.

Ihwal itu, ambisi Marin untuk meraih gelar perdana di Indonesia pun seketika pupus. Dirinya langsung meninggalkan lapangan. Bahkan saat penyerahan medali pun, Marin tidak terlihat. Sebaliknya bagi Seina, unggulan delapan tersebut berhasil meraih gelar perdananya di ajang Indonesia Master.

Beralih ke sektor ganda putri yang bermain di laga pertama, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi berhasil mempertahankan gelar juara Indonesia Master yang diraihnya tahun lalu. Hasil tersebut setelah ganda asal Jepang tersebut mengalahkan pasangan Korea, Kim So Yeong/Kong Hee Yong, dua set langsung, 21-19 dan 21-15 dalam durasi 40 menit.

Di sektor tunggal putra, Kento Momota yang berlabel peringkat satu dunia harus kalah. Berhadapan dengan pemain non unggulan asal Denmark, Anders Antonsen, Momota harus rela kalah 16-21, 21-14 dan 21-16. Gelar yang didapan Antonsen sendiri merupakan yang pertama dalam karirnya pada turnamen BWF Championship kelas 500.

Di partai ketiga, All Indonesian Final terjadi di sektor ganda putra. Hasilnya, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil mengalahkan senior mereka, Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan. Laga antara pasangan beda generasi tersebut berlangsung hanya dalam durasi 25 menit dengan keunggulan 21-17 dan 21-11.

Di partai terakhir sekaligus laga pamungkas bagi Liliyana Natsir sebagai pebulutangkis profesional, dirinya gagal mengawinkan gelar juara bagi Indonesia. Berpasangan dengan Tontowi Ahmad, keduanya harus menerima kekalahan tiga set 21-19. 19-21 dan 16-21 dari ganda terbaik dunia saat ini asal ganda Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Dengan hasil ini, maka gelar juara dalam ajang Daihatsu Indonesia Master 2019 dibagi rata kepada empat 5 negara. Kelimanya adalah Jepang, Denmark, India, Tiongkok dan tuan rumah Indonesia. (ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *