Bupati Tapteng Minta Polisi Usut Penyebar Berita Hoaks Tsunami

Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani

MEDANHEADLINES.COM, Tapteng – Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani meminta agar pihak Kepolisian segera mengusut penyebar berita hoaks terkait Tsunami yang menimbulkan keresahan masyarakat

“Saya minta kepolisian segera usut siapa pelaku penyebar isu tersebut, memang sengaja atau tidak, apakah dia korban dari isu, atau sengaja menciptakan isu,” ujar Bakhtiar, Kamis (10/01/2019).

Bakhtiar pun meminta kepada masyarakat agar bijak serta tidak terlalu panik menerima informasi yang belum pasti kebenarannya.

“Saya minta kepada masyarakat jangan terlalu panik, ada instansi tertentu BMKG, ada aparat pemerintah yang akan menginformasikan terkait itu. Dan kalau ada prakiraan akan hal itu, maka pemerintah akan secepatnya menginformasikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Bakhtiar juga meminta agar masyarakat tidak ikut serta menyebarkan berita-berita hoaks. Karena menurutnya, berita hoaks dapat menimbulkan kepanikan masyarakat da dikhawatirkan dapat berujung dengan hal yang tidak diinginkan.

“Saya sampaikan tolonglah jangan menyebarkan isu-isu seperti itu, karena itu menyangkut keselamatan masyarakat, nanti berbondong-bondong lari jatuh, anak-anaknya yang masi kecil jatuh atau bagaimana,” imbuhnya.

Ditegaskannya kembali, ia berharap pihak kepolisian segera mengusut siapa pelaku penyebar hoaks tersebut dan meminta kepada pelaku penyebar hoax tersebut agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

“Tolonglah yang menyebar isu itu segera bertobat. Saya ulangi dan saya berharap kepolisian usut siapa yang menyebarkan itu, sengaja atau tidak, kalau sengaja menciptakan masyarakat resah, saya mohon ditangkap,” ucapnya.

“Tadi malam saya juga sempat cek ke sorkam dan lain-lain, baru saya tidur karena sudah saya pastikan bahwa itu hanya hoax. Artinya Jangan mau terpancing isu-isu murahan, yang mengakibatkan kita sendiri rugi, kita takut kita meninggalkan tempat, orang lain mencuri,” tambahnya.

Sebelumnya, Kamis (10/1) sekitar pukul (02:00) WIB dini hari, masyarakat Tapteng dan Kota Sibolga dihebohkan atas adanya isu tsunami sehingga masyarakat memilih mengungsi ke tempat-tempat daerah yang tinggi.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *