Kasus Dugaan Ijazah Palsu Yang Menjerat JR Saragih Ternyata Sudah Kedaluwarsa

Bupati Simalungun JR Saragih

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kasus Dugaan penggunaan Ijazah Palsu yang sempat yang menjerat Bupati Simalungun JR Saragih saat Pilgub lalu ternyata sudah Kedaluarsa.

Kepastian ini diungkapkan Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sumut Edward Kaban usai menggelar Peringatan Hari Anti Korupsi Indonesia (HAKI) di Kejati Sumut, Senin (10/12)

Edward Mengakui, Berkas kasus tersebut sebelumnya sudah dinyatakan P21 (lengkap)

“Setelah kita nyatakan P21, dengan berjalannya waktu dikembalikan lagi pada kita melalui Sentra Gakumdu. Kemudian kita kembalikan lagi,” sebut Edward.

Hal ini dilakukan Kejatisu lantaran karena kegiatan Pilkada sudah selesai. “Dan dari hasil penelitian jaksa peneliti kita di Sentra Gakumdu bahwa perkara ini kita kembalikan lagi karena kita menyatakan perkara itu sudah kedaluwarsa. Itu sesuai aturan yang ada,” Ungkapnya

Terkait penanganan kasus itu hingga alasan kedaluwarsa, Edward enggan menjelaskannya lebih rinci

Diketahui, Tim dari Sentra Gakkumdu Sumut sebelumnya telah menindaklanjuti laporan tentang dugaan pemalsuan tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta Sopan Adrianto, pada bagian legalisasi fotokopi ijazah SMA JR Saragih.

Bupati Simalungun itu disangka telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 184 UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *