Pemukulan Warga Oleh Satpol PP, Bupati Tapteng : Saya Minta Maaf Dan Prihatin

MEDANHEADLINES.COM – Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa keluarga David Butarbutar pasca razia pekat yang di gelar Satpol-PP Tapteng beberapa minggu yang lalu.

Hal ini disampaikan dihadapan puluhan wartawan online dan cetak yang hadir pada acara dialog publik ala IWO Sibolga-Tapteng, Sabtu (01/11/2018).

“Saat kejadian saya sedang di Yogyakarta untuk melakukan kegiatan Rakornas PP Muhamadiyah,” kata Bakhtiar.

Kendati demikian, selaku kepala pemerintahan, dirinya menyampaikan rasa prihatin yang menimpa keluarga David Butarbutar, pemilik warung tuak di rindu alam, Kelurahan Sibuluan Nauli.

“Saya selaku pimpinan meminta maaf atas adu fisik antara keluarga pak Butar-butar dengan Satpol PP Tapteng,” katanya.

Bakhtiar mengatakan, bilapun terbukti anggota Satpol PP yang melakukan penyerangan, dirinya siap melakukan tindakan penegakan hukum. Karena, kata Bakhtiar, peristiwa yang melibatkan Satpol-PP dengan warga sudah di proses oleh pihak kepolisian.

“Sebelumnya kita juga pernah menghimbau agar pemilik warung tidak menjual minuman terlarang, serta tidak menyediakan wanita-wanita penghibur. Namun laporan yang kita terima kalau warung itu tetap buka,” kata Bakhtiar.

“Kabar yang saya dengar, salah seorang pemilik warung yang duluan datang menyerang anggota Satpol-PP menggunakan rantai. Biarlah dulu diproses secara hukum,” Pungkasnya. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *