MEDANHEADLINES.COM – Pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Mandailingnatal beberapa waktu yang lalu, PT PLN (persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sumut terus berusaha melakukan perbaikan jaringan listrik di Wilayah tersebut
Salah satu upaya yang dilakukan PLN adalah memulihkan pasokan listrik ke kawasan Pantai Barat itu adalah dengan melakukan rekonfigurasi jaringan sehingga supply dari Bukittinggi, Sumatera Barat bisa masuk ke pantai barat.
“Proses ini dilakukan secara bertahap dengan maksimal daya yang bisa disupply sebesar tiga megawatt,” ujar General Manager PT PLN UIW Sumut Feby Joko Priharto mengatakan, Kamis (15/11/2018).
Dijelaskannya, Akibat Bencana Banjir dan Longsor itu, sejumlah infrastruktur kelistrikan mengalami kerusakan sehingga Pihaknya langsung berkoordinasi dengan PLN yang ada di Bukit Tinggi dalam menyuplai kebutuhan disana.
Sementara itu, Pimpinan PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padangsidimpuan Ronny Afrianto mnjelaskan pihaknya kini terfokus pada rekonfigurasi dan perbaikan jaringan di daerah Simpang Gambir hingga Pulopadang.
“Selain itu juga dilakukan pembenahan jaringan akibat tiang tumbang miring dan hanyut agar pasokan listrik bisa mengalir dengan baik di Mandailingnatal” terangnya.
Saat ini pihaknya juga sudah mulai memasang 60 batang tiang baru meskipun Petugas harus berhadapan dengan medan yang cukup sulit
“Di beberapa titik tiang yang kami tanam seperti kondisi struktur tanah yang tidak memungkinkan ditanam seperti di daerah pinggiran sungai dan lokasi yang kami anggap tanah longsor” ujar Ronny.
Tidak hanya itu, dalam upaya mengoptimalkan pasokan listrik, juga sudah ada pengiriman personil dan peralatan tambahan dengan melibatkan tim dari Rantauprapat.
“Saat ini ada 130 personil dan 5 crane yang siap membantu menormalkan listrik hingga ke Pantai Barat dan keseluruhan di Mandailingnatal. Hingga, Rabu 14 November 2018 kemarin, daerah Muarasoma hingga Simarobu sudah kembali dialiri listrik,” jelasnya. (red)












