Buaya Muncul Di Sungai, Warga Natal Kurangi Aktivitas Mandi Dan Mencuci

Buaya

MEDANHEADLINES.COM – Warga desa kelurahan pasar I dan II yang berada di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailingnatal mengurangi aktifitas mereka di sungai Batangnatal karena khawatir terhadap keselamatannya menyusul munculnya buaya di sungai tersebut

Salah Seorang Warga Desa, Nur menjelaskan sebelumnya mereka tak pernah melihat kemunculan binatang buas itu di sungai yang menjadi tempat mereka mandi dan mencuci itu

“Sebelumnya gak pernah kami lihat ada buaya. Tapi sebulan terakhir ini kok makin sering muncul,” katanya, Kamis (15/11).

Ditambahkannya, Jumlah buaya yang dilihat warga bukan hanya satu ekor namun Ada beberapa dengan ukuran yang berbeda.

“Kami sudah sering larang anak-anak untuk berenang di sungai, tapi kadang masih ada ada saja anak-anak yang tetap mandi di sungai, ini buat kami ibu-ibu di sini semakin cemas,” tambahnya.

Sementara itu, Hasna warga lainnya juga berkomentar serupa. Mereka merasa diteror dengan kemunculan buaya.
“Kemunculannya (buaya) semakin hari semakin sering, sementara banyak warga di sini nyuci dan mandi itu di sungai, apa menunggu ada korban dulu baru ada tindakan dari pihak yang berwenang,” ujar Hasna.

Menyikapi peristiwa ini, Kesatauan Perjuangan Pemuda Nata (KPP-Nata) Natal meminta Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut untuk segera turun kelokasi.

“Kami minta BBKSDA Sumut untuk turun, mengidentifikasi buaya-buaya ini dan kemudian menangkap lalu dipindahkan, agar masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal di sekitar sungai,” Ujar Shohandra Wira, Humas KPP Nata.

Shohandra Wira menegaskan, respons BBKSDA Sumut sangat dibutuhkan sebelum warga bertindak sendiri terhadap buaya yang berkeliaran.

“Kami memahami Buaya ini hewan dilindungi, ada ancaman pidana bila membunuh, namun kalau tidak ditangani pihak terkait tidak tertutup kemungkinan warga menjadi korban,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang BBKSDA Sumut Wilayah III Padang Sidimpuan, Gunawan Alza saat dikonfirmasi mengaku baru mendapatkan informasi soal kemunculan buaya.

“Terakhir kita ada informasi yang buaya putih itu. itu kita sudah kesana tindak lanjut, tapi setelah itu nggak ada informasi dari masyarakat lagi,” ujarnya.

Kuat dugaan buaya-buaya itu berasal dari Sungai Batang Gadis. Pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak terkait yang ada di Natal.

“Kalau ada laporan kita akan cek kesana. Kalau sudah ada informasi biasanya kami akan kesana bersama SRI dan lainnya. Kepala Bidang Wilayah III, BBKSDA Sumut di Padang Sidimpuan,” Pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.