Longsor Nias, Satu Keluarga Tertimbun Belum Ditemukan

Lokasi Longsor di Nias Selatan (ist)

MEDANHEADLINES.COM – Para petugas penolong hingga kini belum berhasil menemukan enam orang yang diduga kuat tertimbun tanah longsor di Dusun Dua, Desa Sukamajumohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara.

Menurut Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Nias, Tonggor Gultom, kegiatan pencarian terkendala cuaca buruk dan keterbatasan peralatan.

Dia menjelaskan, saat ini tim gabungan masih melakukan penyisiran dan pembersihan lokasi longsor yang diduga di situ ada korban tertimbun.

“Untuk itu, kami sedang mengupayakan masuknya alat berat ke lokasi musibah,” ungkapnya saat dihubungi dari Medan, Senin (12/11) siang.

Pada Sabtu (10/11), sekitar jam 9 pagi terjadi bencana tanah longsor di Dusun Dua, Desa Sukamajumohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara, menyusul hujan deras beberapa hari terakhir. Satu keluarga yang terdiri dari tujuh orang dilaporkan tertimbun material longsor.

Tonggor mengatakan satu dari tujuh orang yang dilaporkan tertimbun, telah ditemukan. Namun, korban yang masih usia anak-anak tersebut ditemukan sudah dalam keadaan meninggal. Korban bernama Kristofen Hulu, berusia 4 tahun.

Adapun para korban yang belum ditemukan yakni Aristina Laia ina Elsa (33), Dalman Hulu (7), Setiamas Hulu ina Putri (30), Rei jaya Hulu (3), Putri Hulu (5) dan Noverman Hulu (2).

Guna melanjutkan pencarian agar lebih efektif, tim gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, Polri, TNI dan instansi terkait lain, sangat membutuhkan ketersediaan alat berat. Selain ketebalan longsor, lokasi longsor yang sempit juga menyulitkan kegiatan pencarian.

“Lokasi bencana sempit, berlubang dan berbatu. Selain itu, lokasi bencana tertutup tanah dan lumpur sampai 15 meter,” jelas Tonggor. Untuk menuju lokasi longsor dari desa juga memakan waktu sampai dua jam masuk ke dalam hutan. (cep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *