Sumut  

Silaturahmi Dengan ASN, Gubsu : Bekerja Baik Dan Ingat Tuhan

Foto: Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, gelar ramah tamah dengan ratusan ASN yang berada di lingkungan Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Senin (29/10/2018)

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi gelar pertemuan ramah tamah dengan para Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang berada di lingkungan Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Senin (29/10/2018).

Pertemuan ini dilaksanakan oleh beliau, di Aula Raja Inal Siregar, Lantai dua, kantor tersebut. Ruangan tersebut dipadati oleh ratusan ASN/PNS dengan mengenakan pakaian cokelat yang menjadi ciri khas pegawai tersebut.

Kegiatan ini digelar Edy Rahmayadi, untuk memberikan semangat kerja kepada para pegawai yang berada dikendalikan beliau tersebut. Edy menyampaikan bahwa ada seorang tokoh yang memiliki kebiasaan yang dirinya anggap sangat penting untuk diterapkan oleh seluruh orang.

“Ada seseorang Profesor Doctor Emoto, saya tidak pakai orang Langkat, nanti pasti kalian bilang pasti kong-kali-kong. Saat pakai seorang Profesor dari Jepang misalnya. Dia ambil itu air, habis itu dia masukan ke dalam cawan, karena dia bingung lihat orang Indonesia ini, di ambil air, kemudian dia baca-baca. Hapuskan ke muka orang, orang yang sedang kemasukan lari hantunya itu. Jadi intinya, ketika itu banyak masalah di hadapan kita, begitu besar tanggungjawab, semua itu bisa dikerjakan dengan baik asalkan selalu minta kepada Tuhan dengan berdoa,” ucap Edy Rahmayadi.

Prihal ini dikatakan Edy Rahmayadi sebagai salah satu alasan untuk memotivasi para pegawai untuk selalu bekerja dengan bersyukur kepada Tuhan. Karena sebesar apapun pekerjaan dan tanggung jawab yang diberikan, semuanya dapat selesai jika dikerjakan dengan baik dan bersyukur kepada Tuhan.

Kemudian, Edy Rahmayadi mengatakan, bahwa dirinya pernah menjadi salah satu pengajar di Rumah Sakit Umum Pusat Angkatan Darat (RSP-AD). Dari puluhan orang yang saya temui di dalam kelas hanya temukan satu orang yang punya mimpi dan tekat yang kuat dalam hidup.

“Saya pernah jadi dosen, saya ngajar itu di pascasarjana. Tapi satu anak SMA yang hadir di sini, namanya Dinda. Satu dari jurusan gadis di Semarang yang memiliki impian yang dicapai. Saya tanya mau ngapain ikut ini kamu Dinda, terus dijawabnya dia mau bantu orang tuanya, dengan bertekad. Dan sekarang dia menjadi dokter RSPAD, setiap orang memiliki cita-cita dan kerja keras,” ucapnya.

Setelah menunjukkan foto-foto, dan video yang diputar, Edy Rahmayadi berharap kepada seluruh jajaran bekerja dengan baik, selalu ingat dengan Tuhan dengan malaksanakan ibadah. Kemudian, kerjakan seluruhnya dengan baik dan tidak pernah mengeluh dalam bekerja.

Setelah itu, ada pula Helen keler seorang wanita yang dirinya juga kagumi, karena bisa memberikan hasil karya yang dipakai dan berguna pada orang banyak. Edy menyampaikan guyonan yang akhirnya membuat ratusan ASN yang hadir tertawa.

“Ya saya kagum dengan mereka ini, punya jiwa besar, dan punya kegigihan, untuk orang banyak. Eh, istri saya nanya itu, jadi dua orang yang kau kagumi, aku gimana, kau di hatiku, saya bilang, lah udah senang dia itu, udah senyum,” ucap dia yang membuat para ASN tertawa.

Lanjutnya, setelah menyampaikan itu, Edy mengatakan, bahwa orangtuanya dahulu adalah berpangkat Sersan dan akhirnya pensiun menjadi kapten. Namun, anaknya bisa menjadi Letnal Jenderal.

“Bapak saya itu, pertama kali saya masuk Taruna itu Sersan, dan kemudian pensiun menjadi kapten. Tapi anaknya lihat bisa menjadi Letnal Jenderal. Apakah dengan tidur-tidur gitu, oh tidak. Saudara-saudara saya, kalian adalah bagian dari diri saya, benci kah, saya sama kalian semua, demi Allah saya tidak pernah begitu, tidak pernah begitu sama anak buah saya,” ucapnya. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.