Mayat Wanita Yang Ditemukan Di Aliran Sungai Denai
MEDANHEADLINES.COM, Medan – Warga Jl. Menteng VII dihebohkan dengan penemuan mayat misterius berjenis kelamin perempuan ngambang di aliran Sungai Denai, tepatnya di Gang Seroja, Kel. Menteng, Kec. Medan Denai, Kamis (18/10/2018) sore.
Dari Informasi yang diperoleh, Mayat perempuan tanpa identitas ini pertama kali diketahui oleh Budi Zulkarnain (40) sekira pukul 15.30 Wib. Sore itu, Budi yang tinggal di Jl. Menteng VII, Gang Simalungun, Kel. Menteng, Kec. Medan Denai, bersama temannya sedang duduk sambil ngobrol di pinggir sungai.
Tengah asyik ngobrol, tiba-tiba mata Budi tertuju ke mayat korban yang terbawa arus sungai. Melihat itu, Budi bersama rekannya melompat ke sungai dan menarik mayat korban ke pinggir sungai. Lalu memberitahukan penemuan itu kepada warga sekitar.
Kemudian saksi dengan dibantu warga membantu mengangkat mayat korban dan meletakkannya di pinggir sungai dengan posisi telentang. Selanjutnya penemuan itu diteruskan ke Polsek Medan Area, guna dilakukan identifikasi terhadap jasad korban.
Kapolsek Medan Area Kompol K. Sianturi S. Sos., mengatakan, pihaknya yang mendapat informasi adanya penemuan mayat langsung menuju lokasi. Sesampainya di lokasi, personel melihat jasad korban sudah berada di pinggir sungai dengan posisi terlentang.
Melihat itu, personel kemudian menghubungi Tim Inafis Polrestabes Medan. Tak lama, Tim Inafis tiba dan melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.
“Hasil indentifikasi di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di jasad korban,” kata Sianturi kepada wartawan.
Usai dilakukan identifikasi, jenazah korban diboyong ke RS. Bhayangkara Medan, untuk dilakukan autopsi jenajah korban.
“Kita mengimbau kepada masyarakat, jika ada kehilangan anggota keluarga, dengan ciri-ciri berjenis kelamin perempuan, kulit hitam manis, rambut panjang. Kemudian, memakai celana tidur motif bunga-bunga, bra berwarna hitam, kalung serta cincin putih dijari tengah tangan kiri, untuk segera datang ke markas komando guna menjemput jenazah korban,” terang Sianturi. (afd).











