MEDANHEADLINES.COM, Medan – PSSI secara resmi telah menghentikan sementara kompetisi Liga 1 akibat peristiwa tewasnya Suporter Persija oleh tindakan bringas suporter Persib Bandung.
Menyikapi hal itu, Manajemen PSMS mengungkapkan keputusan yang diambil PSSI itu harus tetap dihormati meskipun tim mengalami kerugian akibat keputusan tersebut
“Kita sebenarnya menyayangkan penghentian sementara ini, karena dampaknya besar. Tapi namanya kebijakan, jadi kita terima lah dan hormatilah,” ujar Media Officer PSMS, Bobi Septian
Kerugian yang dimaksud Bobi karena PSMS yang seharusnya Melakoni laga tandang ke Barito Putra telah membeli tiket dan menyiapkan akomodasi lainnya bagi pemain dan pelatih. Sehingga dengan penghentian sementara ini, semuanya harus dibatalkan.
” Jika terus menerus tertunda, akan berpengaruh pula kepada gaji pemain, logistik pemain dan biaya operasional lainnya. Pastinya item-item tersebut juga akan bertambah,” Ungkapnya
Tidak hanya disisi material, Bobi juga memamparkan penghentian kompetisi juga akan berdampak kepada persiapan pemain. Program-program yang telah disusun tim pelatih pastinya harus diubah untuk tetap menjaga kebugaran para pemain.
“Kabarnya kan dua minggu. Tapi ini kita masih menunggu terus sampai kapan akan bergulir kembali,” lanjut Bobi.
Bobi yang mewakili manajemen dan seluruh stakeholder PSMS juga menyampaikan rasa prihatinnya atas kejadian yang terjadi pasca laga Persib melawan Persija.
“Ya kita prihatin dan ikut berbela sungkawa lah. Kita harapkan ini tidak terjadi. Di Medan, Alhamdulillah dan Insya Allah tidak terjadi hal-hal seperti itu,” papar Bobi.
Dirinya berharap kepada PSSI dan pemerintah saling bersinergi, agar kejadian yang sama tidak terulang kembali. Sebab jika terulang maka dapat berdampak buruk bagi persepakbolaan Indonesia. Apalagi jika nantinya Indonesia kembali dijatuhi sanksi oleh FIFA, akan membuat sepakbola Indonesia tertinggal dari negara-negara lain.
“Kalau di Medan, Alhamdulillah semua tamu datang The Jak, Bandung, Persela, mudah-mudahan enggak ada masalah. Kita luar biasa pendukungnya sudah dewasa, kita apresiasi suporter di Medan,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, PSSI resmi menghentikan sementara gelaran Liga 1 2018. PSSI telah mengirimkan surat nomor 4188/UDN/1909/IX-2018 kepada PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi pada 25 September 2018.
PSSI meminta PT LIB menghentikan sementara kompetisi Go-Jek Liga 1 2018 sebagai bentuk belasungkawa atas insiden Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada 23 September 2018. Kemudian diperlukannya alokasi waktu khusus untuk koordinasi antara PSSI, PT LIB dan klub, serta investigasi menyeluruh atas insiden terkait.(red)












