Foto: Seorang pria mengenakan pakaian preman mengaku polisi saat menanyai para korban (hijab merah muda membelakangi) yang mengaku korban.
MEDANHEADLINES.COM, Sibolga – Tangga Seratus merupakan salah objek wisata sejarah di Kota Sibolga. Di lokasi ini masyarakat lokal, maupun wisatawan luar sering berkunjung ke tempat ini untuk bersantai dan berolahraga.
Seperti yang dilakukan oleh Ibu yang mengaku berasal dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat ini, pagi-pagi dia memilih untuk berolah raga menaiki tangga seratus yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat.
Baca Juga : Gagal Mencuri, KM Babak Belur Dihajar Massa
Namun naas, saat asyik berolah raga, pagi itu dia bersama dengan temannya merasa terusik dengan kehadiran OTK yang datang dengan membawa sebilah parang sembari mengancam dan mengambil dua unit hp milik mereka.
“Iya, orangnya pakai masker. Dia pakai parang tadi, diletakkan di tangan, jadi aku serahkan handphone ku,” kata korban yang tak sempat menyebutkan namanya.
Selain itu, merasa tidak puas, pria yang mengenakan masker itu pun turut mengancam rekannya agar menyerahkan hp miliknya.
“Kami kasih juga jadinya. Pelaku ada 2 orang. Pelaku langsung melarikan diri,”ujarnya.
Tidak terima dengan apa yang dialami, keduanya pun melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
“Tadi mau melapor ke polisi, tapi polisi meminta agar membawa kotak hp. Ada juga ibu-ibu yang melihat kejadian itu,” katanya.
Di lokasi, beberapa personil polisi tampak mengecek dan naik ke objek wisata itu. Namun tak lama, para petugas tersebut pergi.
“Saya polisi juga, ayo ke kantor saja,” ajak pria berpakaian sipil yang mengaku polisi. (hen)












