Foto : Pj Gubsu Eko Subowo Saat Menandatangani Kerjasama Pengembangan Pariwisata Danau Toba
MEDANHEADLINES.COM, Medan – Sebagai Langkah untuk mengembangkan pariwisata di Danau Toba, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) sekawasan Danau Toba dan dunia industri/usaha menjalin kesepakatan bersama
Dalam kesepakatan bersama yang diwujudkan dalam bentuk Penandatanganan Kerjasama ini yang menjadi salah satu prioritasnya adalah Pengembangan infrastruktur transportasi
Kesepatakan ini ditandatangai oleh Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs Mauliate Simorangkir, Wakil Bupati Humbang Hasundutan Saut Parlindungan Simamora, Wakil Bupati Dairi Irwansyah Pasi, Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga, mewakili Bupati Pakpak Bharat dan Bupati Toba Samosir, serta mewakili dunia usaha.
” Kesepakatan bersama yang telah dicapai yaitu pengembangan transportasi untuk mendukung konektifitas baik udara, danau maupun darat, guna mendukung destinasi wisata prioritas Danau Toba,” Ungkap Pj Gubsu Eko Subowo Usai Penandatanganan Kesepakatan Bersama Kerjasama (MoU) Penyelenggaraan Transportasi di Kawasan Danau Toba dan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan Vokasi pada SMK Pariwisata.
Kesepakatan ini, menurut Pj Gubsu, sangat baik untuk pengembangan pariwisata Danau Toba. Namun masih diperlukan kesepakatan-kesepakatan lainnya, seperti kesepakatan antara pemerintah kabupaten sekitar Danau Toba dengan dunia usaha di daerah ini.
“MoU ini, nantinya harus ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama yang lebih konkrit menyangkut program kegiatan dan anggaran, siapa yang melakukan, kapan dan dimana, serta berapa biayanya. Yang selanjutnya akan dilaporkan kepada pemerintah pusat untuk memperoleh dukungan-dukungan program dan pembiayaan dari pemerintah pusat,” sebut Pj Gubsu.
Sementara itu, Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan dan Kerjasama Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Sugiarto SE MSi menyampaikan, pertemuan pembahasan pengembangan pariwisata Danau Toba ini adalah pertemuan ke empat. Tiga kali di provinsi dan satu kali di Danau Toba untuk menunjang program prioritas wisata nasional yang salah satunya adalah Danau Toba.
“Pada hari ini ditandatangani dua kesepakatan bersama. Yaitu perjanjian kerjasama transportasi dan perjanjian kerjasama pembinaan pengembangan pendidikan vokasi pada sekolah menengah kejuruan bidang pariwisata berbasis kompetensi selaras dan sesuai dengan dunia usaha pariwisata di kawasan Danau Toba,” ujar Sugiarto. (red)












