Arturo Vidal
MEDANHEADLINES.COM – Inter Milan dikabarkan tengah serius melakukan pendekatan dengan gelandang milik Bayern Munchen, Arturo Vidal pada bursa transfer musim panas 2018/19 ini.
Vidal memang diyakini tidak akan bertahan di Bayern Munchen pada musim depan. Sebab, dia memang tidak masuk dalam rencana pelatih baru Niko Kovac. Bayern juga punya stok pemain di posisi gelandang yang melimpah.
Mantan pemain Juventus ini diprediksi akan kalah bersaing dengan nama-nama seperti Sebastian Rudy, Corentin Tolisso, Thiago Alcantara hingga Leon Goretzka sehingga Menit bermainnya pun diprediksi akan sangat menipis.
Karena itu, Vidal telah berkata pada pihak Bayern untuk melepasnya. Bayern pun tak akan mempersulit jalan keluar bagi Vidal. Beberapa klub papan atas Eropa telah menyatakan niat untuk mendapatkan jasa pemain asal Chile.
Dikutip dari Corriere dello Sport, Inter cukup serius untuk bisa mendapatkan jasa Vidal. Bahkan, sudah dilakukan pertemuan awal antara pihak Inter dengan Bayern dan juga Vidal.
Direktur Olahraga Inter, Piero Asuilio, baru-baru ini dilaporkan telah mampir ke Jerman sebelum terbang ke Tiongkok untuk bertemu dengan Suning Grup, pemilik Inter Milan.
Pada pertemuan tersebut, Bayern siap menjual Vidal ke Inter musim depan. Tapi, Bayern hanya akan melepasnya dengan harga 30 juta euro. Sementara, Asuilio akan melaporkan pertemuan itu dengan pihak Suning Grup.
Namun, dengan kemungkinan masuknya vidal, Inter yang baru saja mendatangkan Radja Nainggolan diprediksi akan menjual salah satu gelandangnya Dan, nama yang akan jual adalah antara Matias Vecino atau Roberto Gagliardini.
Namun, Jalan Inter diprediksi juga tak akan mulus begitu saja, karena ada dua klub asal Inggris yang juga tertarik pada pemain berusia 31 tahun tersebut. Dua klub asal Inggris tersebut yakni Manchester United dan Chelsea.
Manajer Manchester United, Jose Mourinho, sejak lama adalah fans berat Vidal. Mourinho beberapa kali berniat memboyong Vidal ke United. Sementara, kedatangan Maurizo Sarri di Chelsea juga membuat nama Vidal masuk dalam daftar belanja transfer.(red)












