Pelatih Dan Pungawa Baru PSMS Peter Butler dan Rahmat Hidayat
MEDANHEADLINES.COM, Medan – Hasil buruk yang diterima PSMS di akhir putaran pertama liga 1 membuat manajemen melakukan perombakan pelatih dan sejumlah pemain
Setelah menunjuk Peter Butler untuk menggantikan posisi Djajang Nurdjaman, kini tim berjuluk Ayam Kinantan ini pun merekrut tiga pemain baru yakni, Ramadhan Saputra, Marko Kabiaye, dan Rahmat Hidayat.
Chief Executive Officer PSMS, Doddy Thahir mengatakan tak hanya merekrut tiga pemain nantinya Manajemen Ayam Kinantan kembali akan mendatangkan pemain anyar lainnya.
“Kita sudah rekrut tiga pemain lokal. Ada eks Sriwijaya FC, Rahmat Hidayat, dan bekas pemain Persija Jakarta, Marko Kabiaye. Lalu terakhir, Ramadan Saputra. Hari Kamis pemain asing akan datang,” katanya di Medan, Senin 16 Juli 2018.
Lanjut Doddy, manajemen PSMS akan mendatangkan tiga pemain asing. Salah satunya legiun asing dari Tajikistan. Nantinya para pemain itu akan menjalani trial terlebih dahulu di PSMS.
“Sudah kita siapkan tiket untuk para pemain asing itu. Ya kita tunggu saja,” ucapnya.
Sementara itu, Doddy mengakui jika saat ini PSMS kekurangan pemain depan yang produktif. Lantas pihaknya akan mencari pemain sesuai kebutuhan tim dan mengeluarkan PSMS dari zona degradasi.
“Kita kehabisan stok pemain penyerang hanya Frets saja. Soal pemain baru. Paling sedikit tujuh pemain yang akan masuk,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu pemain hasil rekrutan PSMS Rahmad Hidayat mengaku senang direkrut tim dari kota kelahirannya. Menurutnya, bermain untuk PSMS adalah impian pemain berusia 27 tahun ini sejak kecil.
“Saya anak Medan. Siapa yang tidak mau di PSMS. Ya main di PSMS impian dari kecil. Kemarin itu momen belum tepat mungkin jodohnya hari ini,” katanya di Medan, Senin 16 Juli 2018.
Rahmad Hidayat juga membeberkan sebelum dipinang PSMS, ada dua klub kontestan Liga 1 yang ingin memakai jasa bekasnya. Namun, alasan keluarga akhirnya membuat Rahmad Hidayat menerima tawaran dari PSMS.
“Sebelumnya Arema FC dan Borneo FC sudah kontak saya. Tapi saya pilih PSMS biar dekat dengan istri. Apalagi dia mau proses persalinan,” ungkap Rahmad.
Sementara itu, saat disinggung dengan posisi PSMS yang sedang berada di dasar klasemen Liga 1. Dia optimis Ayam Kinantan mampu keluar dari zona degradasi. Optimis itu bertambah usai masuknya pelatih anyar PSMS asal Inggris, Peter Butler.
“PSMS tetap tim besar meski lagi di zona degradasi. Mudah-mudaham dengan masuknya aku dan pemain baru lainnya bisa keluarkan PSMS dari zona degradasi,” ucapnya.(red)












